PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI DENGAN MEDIA PEMBELAJARAN VIDEO PARTISIPASI TERHADAP KETERAMPILAN PROSES SAINS SMA NEGERI 7 DENPASAR

  • Made Manik Sugiarta
  • Dewa Ayu Sri Ratnani
Keywords: Keterampilan Proses Sains, Inkuiri, dan Video Partisipasi

Abstract

Proses Pembelajaran Biologi kurang efektif jika menggunakan model pembelajaran konvensional. Biologi yang sebagian besar materinya hafalan susah dipelajari jika guru menggunakan sistem ceramah. Salah satu model pembelajaran yang efektif adalah model pembelajaran inkuiri. Model pembelajaran inkuiri diintegrasikan dengan aspek teknologi video partisipasi. Rumusan masalah adalah apakah ada perbedaan penerapan model pembelajaran inkuiri dengan media video partisipasi terhadap keterampilan proses sains siswa kelas X SMA 7 Denpasar. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur perbedaan KPS siswa kelas X SMA 7 Denpasar yang dibelajarkan melalui model pembelajaran inkuiri terhadap siswa dengan  model pembelajaran konvensional dengan media video partisipasi. Desain penelitian menggunakan Quasi Experimental Design dengan rancangan Posttest Only Control Design. Penelitian ini dilaksanakan di SMA Negeri 7 Denpasar. Sampel dalam penelitian ini siswa kelas X MIA2 sebagai kelas eksperimen dan siswa kelas X MIA4 sebagai kelas kontrol. Teknik pengumpulan data menggunakan rubrik KPS. Data KPS dianalis secara kuantitatif menggunakan Uji Mann-Whitney U Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran inkuiri dengan video partisipasi terhadap KPS dengan hasil uji Mann-Whitney U Test (p=0.000) menyatakan ada perbedaan antara kelas eksperimen dan kelas kontrol. Sehingga penerapan model pembelajaran inkuiri dengan media pembelajaran video partisipasi yang dibelajarkan kepada siswa kelas X SMAN 7 Denpasar akan berbeda

References

BNSP. (2006). Permendiknas No.22 Tahun 2006, Pesan diposkan ke files.wordpress.com/2009/04/permendiknas-no-22-tahun-2006.pd, diakses tanggal 1 Pebruari 2015

Carin. (1993). Hakikat IPA Biologi dan Pengajarannya. Pesan diposkan ke http:blogspot,com/2005/09/hakikat-ipa-biologi-dan-pengajarannya.html, diakses tanggal 1 Pebruari 2015

Dimyati & Mujiono. (2009).Belajar dan Pembelajaran. Jakarta; Rhineka Cipta

Gulo,W. (2002).Strategi Belajar Mengajar.Jakarta:Grasindo.

Herbrank. (2004).Pembelajaran Berbasis Inkuiri.Jakarta:PT.Rhineka Cipta.

Lunch and Nick. (2006).Insights Into Participatory Video. Diperoleh dari http:www.insightshare.org.diakses pada 20 Desember 2014

Rustaman.N.Y. (2005).Assesment Pendidikan IPA.Diunduh pada tanggal 4 Pebruari 2015 dari http://file.upi.edu/direktori/sps/prodi pendidikan IPA/195012311979032-NURYANI-RUSTAMAN/assesment -pendidikan-IPA.pdf

Sagala, Syaiful. (2007). Manajemen Strategi Dalam Peningkatan Mutu Pendidikan. Bandung:Alfabeta.

Sugiyono. (2013). Model Penelitian Pendidikan (Pendekatan kuantitatif, Kualitatif dan R&D).Bandung:Alfabeta.

Trianto. (2007).Mendesain Model Pembelajaran Inovatif Progresif. Jakarta: Kencana.

Wena.M. (2012).Strategi Pembelajaran Inovatif Kontemporer. Jakarta Timur: PT Bumi Aksara.