IMPLEMENTASI PERMAINAN ANAK TRADISIONAL DALAM UPAYA PENINGKATAN MOTIVASI BELAJAR ANAK USIA DINI

  • Putu Indah Lestari Program Studi Pendidikan Guru – Pendidikan Anak Usia Dini UNIVERSITAS DHYANA PURA
  • Elizabeth Prima Program Studi Pendidikan Guru – Pendidikan Anak Usia Dini UNIVERSITAS DHYANA PURA
Keywords: permainan anak tradisional, motivasi belajar anak usia dini

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengimplementasian permainan anak tradisional mampu meningkatkan motivasi belajar anak usia dini tingkat Taman Kanak-kanak. Penelitian ini dilaksanakan pada siswa TK Gita Sapta Kumara yang terletak di Jalan Kusuma Dewa I/16 Gatot Subroto Barat Denpasar, tahun pelajaran 2014/2015. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas dengan menggunakan metode observasi. Subjek penelitian tindakan kelas ini adalah  siswa kelompok B-2 TK Tunas Gita Sapta Kumara (13 putra dan 11 putri), dengan objek penelitian implementasi permainan anak tradisional dalam upaya peningkatan motivasi belajar anak usia dini. Hasil yang diperoleh pada siklus I menunjukkan bahwa dari 24 anak, tidak ada anak yang motivasi belajarnya sangat rendah (0%). 3 orang anak tergolong rendah (12,50 %), 8 orang anak motivasi belajarnya sedang (33,33 %), sebanyak 13 orang anak (54,17%) motivasi belajarnya tinggi, dan tidak ada seorangpun anak yang motivasi belajarnya sangat tinggi. Hasil yang diperoleh pada siklus II menunjukkan bahwa dari 24 anak, tidak ada anak yang motivasi belajarnya sangat rendah maupun rendah (0%), 2 orang anak motivasi belajarnya sedang (8,33 %), sebanyak 15 orang anak (62,50%) motivasi belajarnya tinggi, dan 7 anak (29,17 %) yang motivasi belajarnya sangat tinggi. Sehingga demikan, implementasi permainan anak tradisional dapat meningkatkan motivasi belajar  anak Kelompok B-2 TK Gita Sapta Kumara dengan tiap anak telah mencapai kriteria ketuntasan minimal  80 % (22 anak) dengan kategori keberhasilan tinggi dan sangat tinggi pada akhir siklus II.

References

Cahyono, N. (2011). Transformasi Permainan Anak Indonesia. Artikel. http://permata-nusantara.blogspot.com. Diakses pada tanggal 25 September 2012.
Damanik. (2010). Hubungan Persepsi Tentang Keterampilan Guru Mengajar Dengan Moivasi Berprestasi Siswa Kelas Akselerasi Untuk Mata Pelajaran Sosiologi di SMA Swasta Al-Azhar Medan. www.repository.usu.ac.id
Desmita. (2009). Psikologi Perkembangan Peserta Didik. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.
Hamalik, O. (2009). Proses Belajar Mengajar. Jakarta: PT Bumi Aksara.
Iswinarti. (2010). Nilai-nilai Terapiutik Permainan Engklek untuk Anak Usia Sekolah Dasar. Naskah Publikasi. www.google.com. Diakses tanggal 24 September 2012.
Kunandar. (2007). Guru Profesional. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada.
Kurniati, E. (2011). Program Bimbingan untuk Mengembangkan Keterampilan Sosial Anak Melalui Permainan Tradisional. Surakarta: Skripsi Universitas Muhammadiyah Surakarta.
Madya, S. (2006). Teori dan Praktik Penelitian Tindakan (Action Research), Alfabeta: Bandung.
McMillan, J. H. (1992). Educational Research Fundamental for the Costumer. NewYork: HarperCollins Publishers.
Nasution. (2005). Berbagai Pendekatan dalam Proses Belajar Mengajar. Jakarta: PT Bumi Aksara.
Pribadi, B. A. (2009). Model Desain Sistem Pembelajaran. Jakarta: PT Dian Rakyat.
Sardiman, A. M. (2010). Interaksi dan Motivasi Belajar Mengajar. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada.
Soemanto, W. (2006). Psikologi Pendidikan Landasan Kerja Pemimpin Pendidikan. Jakarta: PT Rineka Cipta.
Sudjana. (1992). Metode Statistika. Bandung: Tarsito
Sukardi. (2005). Metodologi Penelitian, Petunjuk Praktis. Yogyakarta: UGM Pers.
Trianto. (2007). Model Pembelajaran Terpadu Dalam Teori dan Praktek. Jakarta: PT Prestasi Pustaka.
Uno, H.B. (2009). Teori Motivasi & Pengukurannya. Jakarta: PT Bumi Aksara.