OPTIMALISASI LABORATORIUM MELALUI IbIKK TRAINING CENTRE DAN JASA BIDANG KETEKNIKSIPILAN

  • Taufiq Natsir Pendidikan Teknik Bangunan Fakultas Teknik Universitas Negeri Makassar
Keywords: Traning Centre, Jasa, IbIKK, Ketekniksipilan

Abstract

Laboratorium apabila diberdayakan diyakini mampu memberikan income yang besar. Program IbIKK dari Dikti mencoba memberikan pelatihan dan menawarkan pelayanan jasa berupa Traininng Centre dan Jasa bidang Ketektisipilan secara terorganisir bukan hanya memberikan income / pendapatan yang besar, tetapi juga dapat melatih skill / keterampilan serta dapat menumbuhkembangkan jiwa kewirausahaan bagi para mahasiswa.Tujuan jangka panjang dari kegiatan ini adalah menjadikan Laboratorium Pendidikan Teknik Sipil dan Perencanaan sebagai pusat pelatihan dan pelayanan jasa di berbagai bidang ketekniksipilan.Training Centre dan Jasa bidang Ketekniksipilan ini terdapat 2 (dua) kegiatan  utama yang terdiri atas training centre dan pusat pelayanan jasa.Training Centre meliputi pelatihan pengoperasian berbagai peralatan perangkat keras laboratorium (pengambilan data lapangan, pengolahan data, penggambaran ataupun analisis data), pelatihan penggunaan software utama dan software pendukung dari berbagai peralatan Laboratorium dan studio gambar. Untuk pelatihan pembuatan benda kerja dan finishing teknik pemasarannya dapat memanfaatkan workshop yang ada. Kegiatan kedua adalah Pusat Pelayanan Jasa yang menerima jasa pada bidang survey pemetaan, Uji Bahan, Uji Tanah, jalan raya dan hidrolika (mulai dari pengambilan data, pengolahan data, penggambaran dan analisis data serta jasa peminjaman peralatan), menerima jasa desain, rencana anggaran biaya dan jasa perakitan maupun pembangunan (berbagai rumah/gedung/, berbagai jenis jembatan, berbagai asesoris interior maupun eksterior serta berbagai jasa di bidang ketekniksipilan.Metode yang digunakan untuk pencapaian tujuan tersebut diatas adalah: 1. Melakukan promosi usaha melalui iklan (Koran, radio, website, pamplet, spanduk, benner, brosur); 2.menjalin kerjasama dan kemitraan (dinas/instansi/ lembaga/ perusahaan,  sekolah/perguruan tinggi/ bimbingan belajar, assosiasi/perorangan) baik pemerintah maupun swasta.Hasil dari kedua kegiatan ini untuk sementara Agustus 2016 (bidang jasa) cukup menjanjikan dimana telah memberikan income sebesar lima puluh juta rupiah sedangkan untuk training centre sementara dibuat desain pembelajarannya berupa jobshet/modul. Ujicoba pembelajaran yang telah dilaksanakan mengindikasikan akan banyak peminatnya, sehingga IbIKK bidang ketekniksipilan ini mampu memberikan income, peningkatan skill tenaga kerja dan dapat menciptakan peluang wirausaha baru. Untuk jangka panjang akan membuka peluang Universitas Negeri Makassar dalam pengembangan otonomi kampus menjadi Badan Layanan Umum/BLU.

References

Asaba, 2007. Modul Sokkia. Link.http//support_sokkia@post.asaba.co.id
Asaba, 2007. Modul TS CX Series. Link.http//support_sokkia@post.asaba.co.id
Emil Salim, 2011, ‘Indonesia Tanpa Kemiskinan’, di FEUI, Kampus Depok
Frick, H, 1983, Ilmu dan Alat Ukur Tanah, Manual Garmin GPS Yogyakarta,
Hamalik, Oemar, 2002. Perencanaan Pengajaran Berdasarkan Sistem, PT.Bumi Aksara, Jakarta.
Hasan Adriya, 2013, Manual Book Total Statiom Sokkia,
Patrice Rio Capella, 2014, Tempo, Jakarta.
Section
Articles