IMPLEMENTASI IPTEKS DALAM PENGEMBANGAN USAHA MEUBEL KAYU

  • Ishak Ishak Universitas Negeri Makassar
Keywords: IbM, Meubel kayu, aspek produksi, aspek pemasaran, , aspek kualitas

Abstract

Usaha kecil dan menengah mempunyai daya tahan yang tinggi sehingga mampu bertahan dari badai krisi ekonomi.Era globalisasi membuka peluang sekaligus tantangan bagi usaha usaha meubel kayu karena pada era ini daya saing produk sangat tinggi, live cycle product relative pendek mengikut trend pasar, dan kemampuan inovasi produk relatif cepat.Program IbM pada kelompok usaha meubel di kabupaten Barru Kecamatan Mallusetasi ini bertujuan membantu mitra dalam pengembangan usaha mereka dalam bentuk implementasi ipteks yang melipuit aspek produksi,aspek pemasaran dan aspek kulaitas.Aspek produksi dilakukan melalui peningkatan kualitas dan kuantitas dengan menerapkan teknologi tepat guna berupa peralatan (gergaji potong dan alat bantu pertukangan ) yang aman dan murah. Membuat  data base bahan baku, data base disain produk, motif ukiran, data base produk dan peningkatan kemampuan SDM. Aspek pemasaran, dengan jalan membantu pembuatan iklan, website e-comerce sehingga pengenalan usaha dan pemasaran produksi bisa lebih luas

References

AgusSunaryo.RekaOlesMebelKayu.Semarang: PIKA,Kanisius,1997
AllanandGillBrodgewater. DecoratifWoodWorking.London:Quarto PublishingLTD
Bengkel Kriya KayuBukuPaketKriya Kayu. Yogyakarta : PPPG KesenianYogyakarta.
BramPalgunadi.DesainProduk.Bandung:ITBBandung,1999.
Section
Articles