KOMUNITAS SEBAGAI WUJUD LOYALITAS PELANGGAN TERHADAP MEREK

  • Ni Wayan Eka Mitariani Fakultas Ekonomi, Universitas Mahasaraswati Denpasar
  • Agus Wahyudi Salasa Gama Fakultas Ekonomi, Universitas Mahasaraswati Denpasar
Keywords: komunitas merek (brand community), consciousness of a kind, shared rituals and traditions, sense of moral responsibility, loyalitas merek (brand loyalty)

Abstract

Merek telah menjadi kisah sukses semenjak kemunculannya di dunia bisnis pada pertengahan abad kesembilanbelas. Merek memberikan manfaat baik bagi para produsen dan konsumennya.Merek yang kuat juga merupakan perekat perusahaan dengan pelanggan dengan cara menciptakan suatu hubungan emosional dengan para pelanggannya. Hal inilah yang menciptakan nilai bagi pelanggan sehingga memperkuat kepuasan dan loyalitasnya.Salah satu strategi loyalitas yang efektif adalah dengan membangun komunitas merek atau brand community. Muniz Jr. dan O’guinn (2001) menemukan tiga dimensi dari brand community yaitu consciousness of a kind, shared rituals and traditionsdan sense of moral responsibility. Responden pada penelitian ini adalah sebanyak 75 orang anggota Vario Bali Riders yang diperoleh dengan menggunakan metode sensus. Teknik analisis yang dipergunakan dalam penelitian ini adalah Regresi Linier Berganda. Teknik ini digunakan untuk mengetahui hubungan kausalitas yang terjadi antara komunitas merek yang terdiri dari consciousness of a kind, shared rituals and traditionsdan sense of moral responsibility dan loyalitas pelanggan terhadap merek. Berdasarkan pengolahan data dengan menggunakan SPSS versi 20.0 diperoleh hasil variabel kesadaran sejenis (consiousness of a kind) tidak berpengaruh signifikan terhadap loyalitas merek, variabel berbagi ritual dan tradisi (shared rituals and traditions) tidak berpengaruh signifikan terhadap loyalitas merek dan variabel rasa tanggung jawab moral (sense of moral responsibility) berpengaruh signifikan terhadap loyalitas merek.

References

Aaker, D.A., 1997. Manajemen Ekuitas Merek, Memanfaatkan Nilai Dari Suatu Merek, Jakarta: Mitra Utama
Algesheimer, Rene, Utpal M. Dholakia and Andreas Herrman. 2004. Interplay Between Brand and Brand Community.Electronic copy at http://ssrn.com
Dholakia, U.M., and Rene Algesheimer. 2009. Brand Community. Electronic copy at http://ssrn.com
Hartono, Jogiyanto. 2011. Konsep dan Aplikasi Structural Equation Modeling berbasis varian dalam penelitian bisnis. Yogyakarta: UPP STIM YKPN
Kotler, P., dan Keller, Kevin L. 2007. Manajemen PemasaranEdisi 12 Jilid 1. Jakarta: Indeks
Karan Chaudry & Venkat R. Krishnan. 2007. Impact of Corporate SocialResponsibility and Transformasional Leadership on Brand Community: An Experimental Study. Global Business Revie; 8; 205. Februari 20,2009.
Muniz, A.M.Jr and T.C. O,guinn. 2001. Brand Community. Journal of Consumer Research. Vol.27 (4), 412-432.
McAlexander, James H., John W Schouten and Harold F. Koenig. 2002. Building Brand Community. Journal of Marketing, 66(1), 38-54.
Mowen, C. & Minor, M. 2001. Perilaku konsumen. Bandung : Erlangga.
Rangkuti, F. 1997. Riset Pemasaran. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama
Section
Articles