MODAL SOSIAL: PERAN, UNSUR, DAN PENGARUHNYA TERHADAP USAHA TANI PADI “PULU MANDOTI” DI ENREKANG

  • Nurbaya Busthanul Jurusan Sosial Ekonomi Pertanian Fakultas Pertanian, Universitas Hasanuddin
  • M.Saleh S Jurusan Sosial Ekonomi Pertanian Fakultas Pertanian, Universitas Hasanuddin
  • Apiaty Kamaluddin Universitas Pebabri Makassar, Indonesia Prodi Ilmu dan Teknologi Pangan Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura Pontinak
  • Heliawaty Heliawaty Jurusan Sosial Ekonomi Pertanian Fakultas Pertanian, Universitas Hasanuddin
  • Muhammad Taufik Saputra Jurusan Sosial Ekonomi Pertanian Fakultas Pertanian, Universitas Hasanuddin
Keywords: modal sosial, padi lokal “Pulu’ Mandoti”, Enrekang

Abstract

Sulawesi Selatan memiliki satu varitas padi yang sangat khas lokal dan bernilai ekonomi tinggi yang dikenal dengan nama “Pulu’ Mandoti”. Padi jenis pulut beraroma tajam tersebut tumbuh di atas ketinggian 700 m dpl hanya pada lima dusun dan dua desa di Kecamatan Baraka, Kabupaten Enrekang dibudidayakan secara tradisional berbasis kearifan lokal. Studi ini bertujuan untuk mengetahui peran dan unsur-unsur modal sosial (social capital) serta pengaruhnya terhadap pendapatan usahatani petani padi lokal “pulu mandoti” di Desa Salukanan, Kecamatan Baraka, Kabupaten Enrekang. Metode yang digunakan adalah “deskriptif kuantitatif”. Untuk mengukur hubungan ketujuh variabel dengan pendapatan digunakan analisis regresi berganda. Variabel yang diamati adalah peran modal sosial yang terdiri atas sharing information (x1), coordinating activities (x2), making collective decision (x3); unsur-unsur modal sosial terdiri atas trust (x4), networking (x5), reciprocity (x6), dan participation (x7), serta pendapatan usahatani (Y).  Hasil studi menunjukkan ketujuh variabel memiliki derajat tinggi kecuali trust yang sedang. Hasil regresi berganda menunjukkan, hanya empat variabel yang memiliki hubungan dengan tingkat pendapatan usahatani yakni coordinating activities,making collective decision networking, dan trust. Diharapkan dilakukaan pembinaan untuk mendorong peningkatan nilai trust.

References

Anam, Khoirul. 2013. Identifikasi Modal Sosial dalam Kelompok Tani dan Implikasinya Terhadap Kesejahteraan Anggota Kelompok Tani. Universitas Brawijaya. Malang.
Anggita, Tiara. 2013. Dukungan Modal Sosial Dalam Konektivitas Usaha Tani Untuk Mendukung Kinerja Produksi Pertanian Studi Kasus: Kabupaten Karawang dan Subang Jurnal Perencanaan Wilayah dan Kota, Vol. 24 No. 3, Desember 2013, hlm.203–226.http://www.sappk.itb.ac.id/jpwk/wp-content/uploads/2014/02/Jurnal-4-Tiara.pdf. Diakses 24 September 2016
Arif, Daryanto. 2004. Penguatan Kelembagaan Sosial Ekomoni Masyarakat Sebagai Modal Sosial Pembangunan.Central Library ofBogor Agricultural University, Bogor. http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/43755. Diakses 24 Agustus 2016
Asriati, N dan Y. Bahari. 2010. Pengendalian Sosial Berbasis Modal Sosial Lokal pada Masyarakat di Kalimantan Barat. MIMBAR, Vol. XXVI, No. 2 (Desember 2010): 147-158. http://ejournal.unisba.ac.id/index.php/mimbar/article/view/301/75. Diakses 24 Agustus 2016
Diniyati, Dian. 2009. Modal Sosial Petani Hutan Rakyat di Wilayah Hutan Gunung Sawal. Balai Penelitian Kehutanan. Ciamis
Heliawaty. 2016. Modal Sosial, Perilaku Inovatif dan Ekonomi Petani di Dataran Tinggi dan di Dataran Rendah. Universitas Hasanuddin. Makassar
Kompasiana. 2012. Pulu Mandoti, Beras Ketan Termahal di Indonesia. http://www.kompasiana.com. Diakses pada tanggal 14 November 2015.
Maas, Linda T., Sirojuzilam, Erlina, and Badaruddin. 2015. The Effect of Social Capital on Governance and Sustainable Livelihood of Coastal City Community Medan. Procedia -Social and Behavioral Sciences 211 (2015) 718–722. http://www.sciencedirect.com/ science/article/pii/S1877042815054324. Diakses 24 Agustus 2016
Mangkuprawira, Sjarif. 2010. Strategi Peningkatan Kapasitas Modal Sosial dan Kualitas Sumberdaya Manusia Pendamping Pembangunan Pertanian. Forum Peneliti Agro-Ekonomi, Vol. 28 No. 1 Juli 2010: 19-34. http://pse.litbang.pertanian.go.id/ ind/pdffiles/FAE28-1b.pdf. Dikses 24 Agustus 2016.
Sitanggang, Lasdiman. 2014. Tingkat Adopsi Petani Terhadap Penggunaan Pupuk Sesuai Dosis Anjuran Pada Usahatani Padi Sawah. Universitas Sumatra Utara. Medan.
Wulandari, Septi. 2013. Pengaruh Modal Sosial Petani Terhadap Adopsi Inovasi Budidaya Bawang Merah di Lahan Pasir Pantai Kecamatan Sanden Kabupaten Bantul. Universitas Gajah Mada. Yogyakarta.
Section
Articles