SUBSTITUSI TEPUNG TERIGU DENGAN TEPUNG UBI JLAR UBI JALAR KUNING SEBAGAI UPAYA KETAHANAN PANGAN RUMAH TANGGA DI KAWASAN PENYANGGA PERTAMBANGAN BAUKSIT

  • Yohana S. Kusuma Dewi Prodi Ilmu dan Teknologi Pangan Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura Pontinak
  • Dwi Raharjo Prodi Ilmu dan Teknologi Pangan Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura Pontinak
  • Sholahuddin Sholahuddin Prodi Ilmu dan Teknologi Pangan Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura Pontinak
Keywords: household food security, substitution, wheat flour, orange-flesed-flour

Abstract

The substitution of wheat flour by orange-fleshed sweet potato (ipomea batatas l.) flour on steamed-sponge-cake’s as a effort household food security  in community of bauxite mining buffer zone have at Tayan, Sanggau District, Wset Kalimantan havet been  studied. The goal of  research to find the obtimum substitution formula of wheat flour by orange-fleshed-potatoes flour on steam sponge cake’s  base on  sensory evaluation, nutrion content and  to housewives perception analysis.  The substituion of wheat flour by orange-flesed –potato (0, 20, 40 dan 60) % ,wet basis.  The sample of perception analysis  is 30 hosewives in Community of Bauxite Mining Buffer Zone from  Pedalaman, Tayan, Sanggau West Kalimantan . The Result showed that increasing of substitution wheatflour by orange-flesed-potato flour to accelarate   colour, flavour, taste, texture and  whole accpetance.  The house agrre to production of  steamed-sponge-cake’s  for  selling  (16,67 %), party (16,67 %), breakfast  (40,00 %),  snack (16,67%)  and  no serving to effort household  food security 9,90 %) .

References

Achterbosch, T; G. Mayjerink; M. Stingerland dan E. Smeets. 2013. Sustainable Biomass. Combining Bioenergy Production and Food security. LEI Wageningen UR. Framework of Netherlands Programmes for Suatainable Biomass. NL Agency NL Energy and Climate Change.
Anonimus. 1983. Pedoman Pembuatan Roti dan Kue Djambatan. Jakarta.
Anonimus. 2007. Bolu Kukus diakses tanggal 25 Mei 2016 di http:www.kompas,com/wikipedia/news/020/?/08/011205.ht.
De Garmo, E.P., Sullivan, W.G., dan Canada, C. R, 1984, Engineering Economi, 7thedition. Mc Millan Publ. Co. New York.
Dewi, Y. S. K. Sholahuddin, D. Rahajo. 2015, Pengembangan Pola Konsumsi Pangan Berbasis Olahan Tepung Pangan Lokal Sesuai Pola Pangan Harapan Untuk Ketahanan Pangan Rumah tangga Masyarakat Wilayah Perbatasan Penyangga Pertambangan Bauksit. Laporan Penelitian Tahun Pertama Hibah Penelitian Perguruan Tinggi. Universitas Tanjungpura Pontianak.
Irfansyah, 2001. Karakteristik Fisiko-kimia dan fungsional Ubi Jalar (Ipomoea batatas L.) serta Pemanfaatannya untuk Pembuatan Kerupuk. Tesis. Program Pasca Sarjana. IPB, Bogor.
Steel, R.G. D. dan J. H. Torrie. 1980. Principles and Procedures of Statistics. A. Biometrical Approach. 2 nd. Ed. Mc. Graw Hill Book Co.
Sudarmadji, S, B. Haryono dan Suhari. 1997. ProsedurAnalisa Bahan Makanan Hasil Pertanian. Edisi ke-4. Liberty.Yogyakarta
Honestin, T. 2007. Karakteristik Fisikokimia Tepung Ubi Jalar. Skripsi. Departemen Ilmu dan Teknologi Pangan. Institut Teknologi Pertanian. Bogor.
Widowati, E. H. 2008. Upaya Diversifikasi Konsumsi Ubi Jalar Dan Ubi Kayu Sebagai Sumber Karbohidrat. Jurnal Litbang Propinsi Jawa Tengah. 6:15-22. No. 1.
Wipradnyadewi, P. A. S., A.A. G,N. A. Jambe, G. A. K. D. Puspitawati, P. T.Ina, N. M. Yusa dan N. I. A. Yusasrini. 2016. Kajian Perbandingan Tepung Ubi Jalar Kuning dan Tepung Terigu terhadap Karakteristik Bolu Kukus. Agrotechno. 1:32-36. No. 1.
Section
Articles