MENCIPTAKAN KEUNGGULAN BERSAING UKM BERBASIS KEWIRAUSAHAAN

  • A A Ketut Sriasih Dosen Manajemen, STIE Triatma Mulya
  • I Ketut Yudana Adi Dosen Akuntansi, STIE Triatma Mulya
Keywords: kewirausahaan, keunggulan, bersaing, UKM

Abstract

Berbagai sektor perekonomian terus dipacu untuk mendorong perekonomian Indonesia. Salah satu yang diharapkan terus berkembang adalah UKM. UKM dalam perekonomian Indonesia memegang peranan yang sangat penting. UKM dapat bertahan dalam kondisi krisis ekonomi, menjadi penggerak ekonomi nasional dalam mendatangkan devisa. UKM menghadapi beberapa kelemahan seperti tingkat kemampuan, keterampilan, keahlian, manajemen sumber daya manusia, kewirausahaan, pemasaran dan keuangan. Secara spesifik adalah: keterbatasan dalam memperoleh dan memperbesar peluang pasar; keterbatasan dalam struktur permodalan dan memperoleh akses sumber permodalan; iklim usaha yang kurang mendukung. Kelemahan dan keterbatasan tersebut mengakibatkan UKM tidak mampu menjalankan usahanya dengan baik. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk membahas penciptaan keunggulan bersaing UKM berbasis kewirausahaan. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif untuk memperoleh pemahaman penciptaan keunggulan bersaing UKM berbasis kewirausahaan dengan menggunakan studi literatur. Penelitian ini mengadopsi indikator model kewirausahaan, yaitu flexibel, proaktif, keberanian mengambil risiko, pengalaman berusaha, dan antisipatif. Flexibel adalah dapat berubah sesuai dengan keinginan pelanggan. Proaktif adalah pemimpin mempunyai kemampuan untuk mengenali peluang dan komitmen untuk inovasi. Mengambil risiko yaitu seorang yang berorientasi pada peluang dalam ketidakpastian konteks pengambilan keputusan. Pengalaman berusaha adalah sikap berwirausaha dan konsekuensi dari perilaku kepada inovasi yang dipengaruhi oleh latar belakang pimpinan yang menyangkut pengalaman berusaha. Antisipatif adalah kemampuan dalam menanggulangi atau mengantisipasi terhadap segala perubahan.

References

Carree, M.A. dan Thurik, A.R. 2002. The Impact of Entrepreneur-ship on Economic Growth, International Handbook of Entre-preneurship Research
Devins, D., Gold, J., Johnson, S. and Holden, R. (2006). A conceptual model of management learning in micro businesses: Implications for research and policy, 47 (8/9), pp. 540-551.
Hafsah. 2004. Usaha Pengembangan Usaha Kecil dan Menengah. Buletin Infokop, No. 25 Tahun XX.
Hanel, Alfred. 2005. Organisasi Koperasi. Pokok-Pokok Pikiran Mengenai Organisasi Koperasi dan Kebijakan Pengembangannya di Negara-Negara Berkembang. Yogyakarta: Graha Ilmu.
Ikhlash Kautsar, F. 2011. Knowledge Management sebagai Keunggulan Kompetitif pada Usaha Kecil Menengah (UKM): Implementasi dan Hambatannya. http://ikhlash35e.blogstudent.mb.ipb.ac.id, diakses 10 Pebruari 2014.
Kolvereid, L. (1996). Prediction of Employment Status Choice Intentions. Entrepreneurship Theory and Practice, Fall, 47-57.
Kuncoro, Mudrajat; 2003, Usaha Kecil di Indonesia: Profil, Masalah dan Strategi Pemberdayaan; Jurnal Ekonomi & Kewirausahaan; Volume II No.1 2003; ISEI Bandung
Longnecker, Justin G., Carlos W. Moore dan J. William Petty. 2001. Kewirausahaan Manajemen Usaha kecil. Tejemahan Thomson Learning. Jakarta, Salemba Empat.
Lukman Mohamad Baga, 2002. Wirakoperasi dan Agribisnis. Jurnal Wacana Aktual edisi 1 1 tahun 1 Bulan Juli: 15 -19.
Meredith, Geoffrey, G. 2005. The Practice of Entreprenership. Genewa: Internatinal labor Organization.
Nurseto, Tejo, 2004, Strategi Menumbuhkan Wirausaha Kecil Menengah yang Tangguh, Jurnal Ekonomi & Pendidikan, Volume 1, Nomor 1, hal. 96 - 1-105, Februari 2004.
Parker, Simon C., 2009, The Economic of Entrepreneurship, New York: Cambridge University Press
Priyanto, Sandjojo, 2005, Dinamika Pembelajaran Kewirausahaan pada UKM, KERITIS, Jurnal Studi Pembangunan Interdisiplin. Vol. XVII No. 1, 2005: 84 - 103
Rahmana, Arief, Yani Iriani, dan Riena Oktarina, (2012), Strategi Pengembangan Usaha Kecil Menengah Sektor Industri Pengolahan, Jurnal Teknik Industri, Vol. 13, No. 1:14–21
Richardson, P., R. Howarth and G. Finnegan (2004) The challenges of growing small businesses: Insights from women entrepreneurs in Africa. Geneva: International Labour Organization (ILO).
Ropke, J. 1995. Kewirausahaan Koperasi. Terjemahan Yuyun Wirasasmita. Jatinangor-Sumedang: Ikopin.
Samir Alfin dan Larso Dwi, Identifikasi Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kinerja UKM Catering di Kota Bandung, Jurnal Manajemen Teknologi, Volume 10 Number 2 2011.
Storey, D. (1994). Understanding the small business sector. London: Routledge.
Suryana, 2003, Kewirausahaan, Pedoman Praktis, Kiat, dan Proses Menuju Sukses, Jakarta: Salemba Empat
Tambunan, T. T. H. (2006). Development of SMEs in Indonesia from the Asia-Pacific perspective. Jakarta: LPFE-University of Trisakti.
Thoby Muthis. 1995. Kewirausahaan yang Berproses. Jakarta: PT. Gramedia Widiasarana Indonesia.
Wahyuningsih, Sri, (2009). Peranan UKM Dalam Perekonomian Indonesia, Mediagro, Vol. 5, No.1, 2009:1-14.
Wennekers, S. dan Thurik, R., (1999), Linking Entrepreneurship and Economic Growth. Small Business Economics.
Section
Articles