MANAJEMEN SDM ORGANISASI PUBLIK PERSPEKTIF HUMAN POWER BASED

  • I Made Hedy Wartana Dosen Manajemen, STIE Triatma Mulya
  • I Made Sunata Dosen Manajemen, STIE Triatma Mulya
Keywords: manajemen, SDM, organisasi publik, human power based

Abstract

Lemah pengawasan terhadap produktifitas, efektifitas dan efisiensi SDM organisasi publik di Indonesia patut mendapatkan perhatian karena tuntutan akuntabilitas atas SDM organisasi publik, baik di pusat maupun daerah semakin menguat. Semakin pentingnya peran pelayanan SDM organisasi publik di satu sisi dan banyaknya persoalan mengenai kinerja SDM organisasi publik menjadi salah satu isu penting dalam reformasi organisasi publik dalam implementasi strategi organisasi publik. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji konsep manajemen SDM organisasi publik perspektif human power based. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan deskriptif konseptual dengan kajian pustaka. Upaya pengembangan SDM dalam organisasi dalam upaya penciptaan nilai dalam diri SDM diarahkan untuk menghasilkan kinerja terbaik secara sadar dan manusiawi. Adanya nilai yang berkembang dengan baik pada SDM dapat menjadi pemandu bagi organisasi dalam mempertahankan atau meningkatkan kinerja pelayanan publik, membutuhkan komitmen dan konsistensi personal yang kuat. Selain itu, dengan mengembangkan serta mengelola nilai ini berarti menanam modal antisipatif yang bermanfaat pada saat organisasi membutuhkan daya untuk memperbaiki diri, maka yang menjadi elemen penting yang mendorong terjadinya reformasi organisasi publik adalah SDM itu sendiri secara sadar. Pengembangan organisasi yang didasarkan kekuatan SDM (human power) secara hakiki dengan berbagai upaya dapat terlaksana jika SDM dalam organisasi mempunyai keinginan untuk terus belajar untuk memperbaiki diri yaitu pembelajaran yang diambil oleh SDM sangat dipengaruhi oleh kompetensi berbasis pengetahuan yang unik pada SDM.

References

Abas, Muhamad, & Luh Nyoman Dewi Triandyani (eds.), 2001. Pelayanan Publik: Apa Kata Warga, Jakarta: PSPK.
Becker, G.S. 1964. Human Capital: A Theoretical & Empirical Analysis. 3d Edition. Columbia University Press. New York
Beer M, Spector B, Lawrance P, Quinn MD and Walton R, 1984, Managing human assets: The ground-breaking, Harvard Business School Program. New York: The Free Press.
Behn, B., 2005, The psychological barriers to performance management – or why isn’t everyone jumping on the performance-management bandwagon, Public Performance Management Review, Vol. 26 No. 1, pp. 5-25
Burrel, G., and Morgan, G. 1989. Sociological Paradigms and Organizational Analysis.Gower, dershot.
Christensen, M. and Yoshimi, H. 2001, A two country comparison of public sector performance reporting: the tortoise and hare?, Financial Accountability & Management, Vol. 17 No. 3, pp. 271-89.

Dale. Margaret, 2003, Developing Management Skills; Techniques For Improving Learning And Performance (meningkatkan keterampilan manajemen; teknik-teknik meningkatkan pembelajaran dan kerja). PT Gramedia, Jakarta.
Farneti, F., Guthrie, J., 2008, Italian and Australian governments: Balanced scorecard practices. A research note, Journal of Human Resources Costing Accounting, Vol. 12 No 1, 2008, pp. 4-13
Fombrun CJ, Tichy NM and Devanna MA, 1984, Strategic human resource management. New York: John Wiley & Sons.
Galliers, R., 1992, Information Systems Research: Issues, Methods and Practical Guideliness, Blackwell Scientific, Oxford
Guest, DE, 1987, Human resource management and industrial relations. Journal of Management Studies 24 (5):503-521.
Guthrie, J. and English, L., 1997, Performance information and programme evaluation in the Australian public sector, International Journal of Public Sector Management, Vol. 10No. 3, pp. 154-64.
Guthrie, J., Olson, O. and Humphrey, C., 1999, Debating developments in new public financial management: the limits of global theorising and some new ways forward, Financial Accountability & Management, Vol. 15 Nos 3/4, pp. 209-28.
Guthrie, J., Olson, O. and Humphrey, C. ,2005, Public financial management changes in OECD nations, Advances in International Comparative Management, Supplement 3, pp. 255-69.
Hendry C and Pettigrew A, 1992, Patterns of strategic change in the development of human resources management. British Journal of Management 3 (3):137-56.
Holzer, M. and Yang, K., 2004, Performance measurement and improvement: an assessment of the state of the art, International Review of Administrative Sciences, Vol. 70 No. 1, pp. 15-31.
Irianto, Jusuf, 2011, Manajemen Sumber Daya Manusia Sektor Publik di Indonesia: Pengantar Pengembangan Model MSDM Sektor Publik Volume 24, Nomer 4, Hal: 281-291
Jarrar, Y. and Schiuma, G., 2007, Measuring performance in the public sector: challenges and trends, Measuring Business Excellence, vol 11, no 4, pp.4-8
Jones, R., and Pendlebury, M., 2000, Public Sector Accounting, Fifth ed., Prentice Hall.
Jones, L.R., Guthrie, J. and Steane, P. (Eds), 2001, New Public Management: Learning from International Public Management Reform, Vol. 1, Elsevier, Greenwich, CT.
Laking, Rob, and Wayne Stevens, 2000. The APEC Public Management Workshop: An Overview, Singapore, 9-11 May.
Mardiasmo, 2006, Pewujudan Transparansi dan Akuntabilitas Publik Melalui Akuntansi Sektor Publik: Suatu Sarana Good Governance, Jurnal Akuntansi Pemerintahan, Vol.2, No. 1, Mei 2006
Miles, MB. and Huberman, MA. 1984. “Qualitative Data Analysis: A Sourcebook of New Methods”. Sage Publications, Beverly Hills. London.
Modell, S., 2004, Performance measurement myths in the public sector: a research note, Financial Accountability and Management, Vol. 20 No. 1, pp. 39-55
Penrose, E.T. 1959. The Theory of the Growth of the Firm. Basil Blackwell & Mott Ltd. Great Britain.
Pfeffer, J. and Salancik, G.R. 1978. The External Control of Organizations : A Resource- Dependence Perspective. Harper and Row, New York. New York, NY.

Pollitt, C., 2001, Managerialism and the Public Services: Cuts or Cultural Change in the 1990s, 2nd ed., Basil Blackwell, Oxford.
Power, M.,2000, The audit society – second thoughts, International Journal of Auditing, Vol. 4, pp. 111-19.
Russel, C.J., Colella A., and Bobko P. 1993. Expanding the Context of Utility : the Strategic Impact of Personel Selection. Pers. Psychology. 46, pp. 781-801
Sahat, Siregar, 2009, Pengaruh pengembangan SDM terhadap Kinerja pegawai (studi kasus pada Dinas Perhubungan Kota Medan)
Sarker, A.E.,2006, New public management in developing countries: an analysis of success and failure with particular reference to Singapore and Bangladesh, The International Journal of Public Sector Management, Vol. 19 No. 2, pp. 180-203.
Schiavo-Campo, S., and Tomasi, D., 1999, Managing Government Expenditure, Asia Development Bank, Manila
Simon S.H dan Sukma P.S, 2008, Pengembangan SDM Sektor Publik Berperspektif Human Power Based, Jurnal Ilmiah Administrasi Publik dan Pembangunan, hal. 495-507, Vol.2, No.5, Juli-Desember 2008.
Stanbury, W.T., 2003, Accountability to Citizens in the Westminster Model of Government: More Myth Than Reality, Fraser Institute Digital Publication, Canada.
Sugiyono. 2007. Memahami Penelitian Kualitatif. Alfabeta. Bandung.
Tarigan, E, 2005, Human Resource Management Reform, Case Study : InternationaL Comparison in Human Resource Management Reform, download, 24 Januari 2012, 10.00 wita.
Wisniewski, M. and Stewart, D., 2004, Performance measurement for stakeholders: the case of Scottish local authorities, International Journal of Public Sector Management, Vol. 17 No. 3, pp. 222
Section
Articles