EVALUASI GENOTIPE JAGUNG (Zea mays L.) UNGGUL PADA LINGKUNGAN TUMBUH DENGAN PERBAIKAN TEKNOLOGI BUDIDAYA

  • I Wayan Sutresna Fakultas Pertanian Universitas Mataram
  • I Gusti Putu Muliartha Aryana Fakultas Pertanian Universitas Mataram
  • I Gde Eka Putra Gunartha Fakultas Pertanian Universitas Mataram
Keywords: Genotipe jagung unggul, Lingkungan tumbuh, Teknologi budidaya

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji kemampuan daya hasil beberapa genotype jagung pada kondisi lingkungan dengan perbaikan teknologi budidaya. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimental dengan percobaan di lapangan, dan pendekatan partisipasi aktif bersama petani (On farm). Rancangan percobaan yang digunakan adalah Rancangan Kelompok, dengan 10 perlakuan genotipe : yaitu Varietas Unggul Sukmaraga, Varietas Unggul Lamuru, Hibrida BISI 18, Hibrida Pioner, Hibrida BISI 2, Varietas Unggul Arjuna, Hibrida NK 22, Kultivar Lokal Seraye,  Kultivar Lokal Bima. Masing-masing perlakuan diulang 3 kali sehingga diperoleh 30 unit percobaan. Data hasil pengamatan dianalisis dengan analisis ragam pada taraf 5% dan dilanjutkan dengan Uji Beda Nyata Terkecil pada taraf yang sama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: Daya hasil genotipe tertinggi baik varietas hibrida maupun bersari bebas adalah hibrida Pioner. Daya hasil hibrida Pioner lebih tinggi dan berbeda dengan NK 22, BISI 18 dan BISI 2; Daya hasil Varietas unggul bersari bebas Sukmaraga lebih tinggi dan berbeda dengan Arjuna, Lamuru, Populasi C2, Seraye dan Bima

References

Al-Kisi, M.M., Yin, X. 2003. Effect of Nitrogen Rate, Irrigation Rate and Plant Population on Corn Yield and Water Use Efficiency. Am. J. Agron. 95:1475-1482
Badan Perencanaan Pembangunan Daerah. 1990. Data Pokok Pembangunan NTB
Biro Pusat Statistik. 2007. Nusa Tenggara Barat Dalam Angka. Badan Pusat Statistik Propinsi NTB
Biro Pusat Statistik. 2013. Produksi Padi, Jagung dan Kedelai (Angka sementara Tahun 2012). Berita resmi Statistik BPS No.20/03/Th.XVI
Balitsereal. 2014. ARM II BPS: Produksi Jagung Nasional 2014 Naik
Dwiani, Sutresna, Sudika dan Awaludin. 2009. Pengembangan Agroteknologi Tanaman Jagung Sebagai Penggerak Ketahanan Pangan Pada Lahan Kering di Pulau Lombok. Laporan Penelitian Unram
Harahap dan Silitonga. 1989. Perbaikan Varietas Padi. Dalam Padi Buku II Puslitbangtan, bogor. 335-361
Musta’idah, A. 2013. Impor Jagung 2013 Capai 3,20 juta ton http://www.investor.co.id./agribusiness/impor-jagung-2013-32-juta ton/73742 (Diakses,26 Januari 2014)
Reley, J., 2001. Presentation of statistical analyses. Exsperimental Agriculture (Cambridge), 37: 115-123
Saenong dan Subandi. 2002. Konsep PTT pada Tanaman Jagung. Makalah disampaikan pada Pembinaan Teknis dan Mangemen PTT Palawija di Balitkabi, Malang
Sudiana, I.M. 2007. Pengaruh Jarak Tanam Terhadap Hasil Biji, Kadar Protein Kasar, Serat Kasar dan Ekstrak Bebas Nitrogen Brangkasan Beberapa Varietas Jagung Ungul di Lahan Kering (Tesis). UNUD Denpasar

Sutresna, I W. Sanisah dan A. Muliarta. 2003. Evaluasi Plasma Nutfah Tanaman Tagung Dalam Tumpangsari Dengan Kacang Tanah Pada Tiga Tipe Agroekosistem Lahan Kering Di Pupalau Lombok NTB. Laporan Penelitian (DP2M)
Sudika, Sutresna, Kantun dan Idris. 1998. Seleksi Berulang Sederhana Untuk Mendapatkan Varietas Jagung Unggul Untuk Lahan Kering (Laporan Penelitian HB II/5). Fakultas Pertanian Unram (Tidak dipubikasikan)
Sutresna dan Sudika. 1995. Perubahan Variabilitas Jagung Manis (Zea mays scharata Sturt) Setelah Enam Siklus Seleksi Massa (Laporan Penelitian DP2M). Fakultas Pertanian Unram (Tidak dipublikasikan)
Sutresna, I W. 2007. Seleksi Simultan pada Populasi Jagung untuk Mendapatkan Daya Hasil Tinggi dan Berumur Genjah pada Lahan Kering di NTB. Laporan Penelitian (KKP3T)
Sutresna, I W. 2008. Efektivitas Seleksi Simultan Dalam Perbaikan Hasil, Umur dan Biomassa Populasi Jagung (Zea mays L.). AGRIVITA. 30 (2): 118-125
Wahid, P. Irsal Las dan Kusomo Dwijanto. 2001. Konsep Dasar Pengembangan Lahan Kering Berwawasan Lingkungan di Kawasan Timur Indonesia. Makalah disampaikan pada Lokakarya Status dan PengembangannLahan Kering di Indonesia, Mataram
Section
Articles