KAJIAN IRADIASI SINAR GAMMA TERHADAP KARAKTERISTIK CABAI RAWIT (Capsicum frutescens L.) UNTUK MEMPERPANJANG MASA SIMPAN

  • Marleen Sunyoto Peneliti Fakultas Teknologi Industri Pertanian, Universitas Padjadjaran
  • Fetriyuna Fetriyuna Peneliti Fakultas Teknologi Industri Pertanian, Universitas Padjadjaran
  • Jenida Tiara Alumnus Fakultas Teknologi Industri Pertanian, Universitas Padjadjaran
Keywords: cabai rawit, daya tahan simpan, iradiasi, dosis iradiasi

Abstract

Cabai rawit (Capsicum frutescens L.) merupakan salah satu tanaman hortikultura yang bersifat mudah rusak karena proses respirasi dan transpirasi masih berlangsung selama penyimpanan. Untuk memperpanjang masa simpan sekaligus menjaga kualitasnya, dilakukan iradiasi yang merupakan salah satu teknologi untuk memperpanjang masa simpan bahan pangan. Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat hubungan antara lama penyimpanan cabai rawit dengan tingkat kematangan 80%, dengan berbagai dosis iradiasi (0 kGy, 0,5 kGy, 1,0 kGy, 1,5 kGy, 2,0 kGy dan 2,5 kGy) yang disimpan selama 14 hari penyimpanan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang erat antara lama penyimpanan cabai rawit (14 hari) yang diiradiasi dengan berbagai dosis, terhadap karakteristik fisik, kimia, dan mikrobiologi cabai rawit, ditandai dengan nilai koefisien korelasi antara 60% - 99%. 

References

Adam, M. Y., dkk. 2014. Effect of Gamma Radiation on Tomato Quality during Storage and Processing. Journal of Biological Sciences 6(1): 20-25. Sudan.
Aquino, S. 2012. Gamma Radiation. Intech Publisher ISBN 978-953-51-0316-5. Rijeka, Kroasia
Cahyono, B. 2003. Cabai Rawit : Teknik Budidaya dan Analisis Usaha Tani. Penerbit Kanisius. Yogyakarta.
Dwiloka, B. 2002. Iradiasi Pangan. Universitas Semarang
Effendi, S. 2012. Teknologi Pengawetan Pangan. Penerbit Alfabeta. Bandung.
Irawati, 2007. Pengembangan Teknologi Nuklir Untuk Meningkatkan Keamanan dan Daya Simpan Bahan Pangan. Jurnal Ilmiah Aplikasi Isotop dan Radiasi. Vol. 3 No. 2 Desember. ISSN 1907-0322. Jakarta.
Kader, A.A. 2002. Fruit Maturity, Ripening and Q uality Relationship. Prosiding Internasional. Act. Horticulture No. 485.
Khoo. H.E. 2011. Carotenoid and Their Isomers : Color Pugment in Fruits and Vegetables. Molecules : 1710-1738.
Mollins, R. 2001. Food Irradiation : Principles and Application. John Wileys & Sons Inc. United States of America.
Muchtadi, D., R. Tien, dan Sugiyono. 2010. Ilmu Pengetahuan Bahan Pangan. Institut Pertanian Bogor, Bogor.
Murray, D. 1990. Biology of Food Irradiation. Research Study Press. England.
Niemira, B. A. and X. Fan. 2006. Irradiation of Fresh Fruit and Vegetable. In: Food irradiation research and technology. Editors: Sommers, H. S. and Fan, X. Blackwell Publishing, U.S.A.
Pantastico.E.R. 2003. Fisiologi Pasca Panen, Penanganan dan Pemanfaatan Buah dan Sayuran Tropika dan Subtropika. Edisi Kedua. Diterjemahkan oleh Kamariyani. Universitas Gadjah Mada. Yogyakarta.
Ramdani, D. 2014. Pengaruh Berbagai Dosis Iradiasi Sinar Gamma Terhadap Daya Tahan Simpan Cabai Merah ( Capsicum Anuum L) Segar. Skripsi Jurusan Teknologi Industri Pangan. Universitas Padjajaran. Jatinangor.
Ray, B. dan Bhunia, A. 2005. Fundamental Food Microbiology. Fifth Edition. CRC press. United States of America.
Satin, M. 2000. Food Irradiation, A Guide Book. Edisi kedua. Technomic Publishing Company, Inc. Pennsylvania, USA.
Tanhindarto, R. 2013. Pengaruh Iradiasi Gamma (CO60) Dengan Berbagai Laju Dosis Pada Senyawa Antigizi (Asam Fitat, Antitripsin), Isoflavon Dan Warna Kacang Kedelai (Glycine Max L.). Skripsi Pascasarjana Institut Pertanian Bogor. Bogor.
Section
Articles