PERBANDINGAN KUALITAS KIMIA (KADAR AIR, KADAR PROTEIN DAN KADAR LEMAK) OTOT BICEPS FEMORIS PADA BEBERAPA BANGSA SAPI

  • Khasrad Khasrad Fakultas Peternakan Universitas Andalas
  • Sarbaini Anwar Fakultas Peternakan Universitas Andalas
  • Arfai Arfai Fakultas Peternakan Universitas Andalas
  • Rusdimansyah Rusdimansyah Fakultas Peternakan Universitas Andalas
Keywords: kimia daging, otot Biceps femoris, sapi Peranakan Simmental, PO, Sapi Pesisir

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan kualitas kimia otot Bicep Femoris dari beberapa bangsa sapi. Penelitian ini menggunakan daging paha belakang dari bagian otot Biceps Femoris (BF) yang berasal dari tiga bangsa sapi (Peranakan Simmental, Peranakan Ongol dan Sapi Pesisir). Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK), dengan 3 perlakuan yaitu bangsa sapi (sapi Peranakan Simmental, sapi Peranakan Ongole, dan sapi Pesisir) dan sebagai kelompok hari pengambilan sampel. Peubah yang diukur adalah kadar air, kadar protein dan kadar lemak. Data diolah mengunakan anova, jika terdapat perbedaan antar perlakukan akan dilakukan uji Jarak Berganda Duncan. Dari hasil penelitian didapatkan bahwa rataan kadar air dan kadar protein daging sapi Pesisir lebih rendah (P < 0.05) dibandingkan dengan daging sapi Peranakan Simmental dan sapi Peranakan Ongole, namun antara sapi Peranakan Ongole dan sapi Peranakan Simmental tidak terdapat perbedaan yang nyata (P > 0.05). Kadar lemak daging sapi Peranakan Simmental lebih tinggi dari daging sapi Pesisir dan sapi PO, namun tidak terdapat perbedaan yang nyata antara kadar lemak daging sapi PO dengan sapi Pesisir.

References

Bahar, B. 2003. Memilih Produk Daging Sapi. Gramedia, Jakarta.
Buckle, K.A., R.A. Edwards, G.H. Fleet, and W. Wooton. 2007. Ilmu Pangan. Penerjemah: Hari Purnomo dan Adono. UI Press, Jakarta.
Judge, M. D., E. D. Aberle, E. D. Forrest, J. C., Hedrick. H. B and R. A. Merkol. 1989. Principples of Meat Science, Kendall/Hunt.Publishing Co. Dubugue, Lowa.
Forrest, J.C., D.E. Aberle., H.B. Hedrick., M.D. Judgend and R.A. Markel. 1975. Principles of Meat Science. W.H. Freemen dan Company, San Fransisko.
Khasrad. 2006. Pertumbuhan, Karakteristik Karkas dan Kualitas Daging Sapi Pesisir yang Dipelihara Secara Intensif pada Periode Waktu yang Berbeda. Disertasi Doktor. Program Pascasarjana Universitas Andalas.
Kuntoro, B., Maheswari, RR dan Nuraini, H. 2013. Mutu Fisik dan Mikroorganisme Daging Sapi Asal Rumah Potong Hewan (RPH) Kota Pekan Baru. Jurnal Peternakan, 10 (1), 1 – 8.
Lawrie, R. A. 2003. Ilmu Daging. Edisi kelima. Universitas Indonesia Press, Jakarta.
Muchtadi, T,R., Sugiono., dan A, Fitriyono. 2010. Ilmu Pengetahuan Bahan Pangan. Alfabeta, Bandung.
Soeparno. 2009. Ilmu dan Teknolgi Daging. Gajah Mada University Press, Yogyakarta.
Soeparno. 2011. Ilmu Nutrisi dan Gizi Daging. Gajah Mada University Press, Yogyakarta.
Suryani AJ, Adiwinarti R, dan Purbowati E. 2012. Potongan Komersial Karkas dan Edible Portion pada Sapi Peranakan Ongole (PO) yang Diberi Pakan Jerami Urinasi dan Konsentrat Dengan Level yang Berbeda. Animal Agricultural Journal. 1(1): 123-132.
Section
Articles