TINGKAT PENGETAHUAN BANTUAN HIDUP DASAR PADA MASYARAKAT DI KECAMATAN DENPASAR UTARA

  • I Made Sukma Wijaya Akademi Keperawatan Kesdam IX/Udayana Denpasar
  • Ni Luh Made Asri Dewi Akademi Keperawatan Kesdam IX/Udayana Denpasar
  • NLP Suardini Yudhawati Akademi Keperawatan Kesdam IX/Udayana Denpasar
Keywords: Pengetahuan, Masyarakat, Serangan Jantung, Bantuan Hidup Dasar, Pre-Hospital

Abstract

Serangan jantung merupakan kasus kegawatdaruratan yang paling sering terjadi di luar rumah sakit. Sekitar lebih dari 30.000 orang mengalami serangan jantung di luar rumah sakit dan hanya 33% mendapatkan penanganan oleh masyarakat awam terlatih. Kasus serangan jantung perlu mendapatkan penanganan segera mungkin dari petugas medis ataupun penolong pertama terlatih untuk mencegah kematian. Masyarakat umum lebih banyak menjadi saksi bahkan penolong pertama yang langsung kontak pada korban pada saat kejadian serangan jantung. Pengetahuan bantuan hidup dasar (BHD) sangat penting diketahui dan dilakukan oleh masyarakat untuk dapat menyelamatkan nyawa korban henti jantung sebelum petugas medis datang. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran tingkat pengetahuan bantuan hidup dasar pada masyarakat di Kecamatan Denpasar Utara. Penelitian ini menggunakan rancangan deskriptif dengan pendekatan survey. Responden penelitian ini sebanyak 365 orang sesuai dengan kriteria inklusi sebagai berikut; berdomisili di kecamatan Denpasar Utara, mampu baca tulis dan bersedia berpartisipasi. Angket sebagai instrumen penelitian telah di susun menggunakan konsep bantuan hidup dasar dari American Heart Association (AHA) tahun 2015. Karakteristik responden penelitian ini yaitu; 32% berusia antara 30-39 tahun, 56% pendidikan SMA, 55% pekerja swasta, dan 90% tidak pernah pelatihan BHD. Hasil penelitian ini menemukan bahwa sebagian besar tingkat pengetahuan bantuan hidup dasar pada masyarakat adalah baik (63%). Tingkat pendidikan responden dalam penelitian ini ditemukan memiliki hubungan dengan tingkat pengetahuan dengan nilai p = 0.007 (p=0.05). Penelitian lebih lanjut perlu dilakukan kembali terkait pengetahuan, sikap dan keterampilan BHD. Penelitian ini dapat digunakan sebagai bukti ilmiah dalam menyusun rencana program pelatihan BHD pada masyarakat untuk menambah pengetahuan dan keterampilannya sehingga dapat memberikan pertolongan pertama pada kasus henti jantung di luar rumah sakit dan meningkatkan angka kelangsungan hidup. 

References

Ambada, S.P. 2013. Tingkat penegtahuan Masyarakat tentang Antibiotik pada Masyarakat Kecamatan X Kabupaten X. Naskah Publikasi. Fakultas Farmasi, Universitas Muhammadiyah Surakarta: Surakarta.
Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan (BPPK) RI. 2008. Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2007. Laporan Nasional 2007. Jakarta: Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan (BPPK) RI
Berg, RA., Chair, Hemphill, R.,Abella BS., Aufderheide, TP., Cave, DM., Hazinki, Mf., Lerner, EB., Rea, TD.,Sayre, MR., Swor, RA., 2010 American Heart Association Guidelines for Cardiopulmonary Resuscitation and Emergency Cardiovascular Care, (online), (http://circ.ahajaurnals.org/content/122/18 suppl3/s685.full)
Bryan., et al. 2011. Out-of-hospital cardiac arrest surveillance-cardiac arrest registry to enhance survival (CARES), united states. Morbidity and Mortality Weekly Report Surveillance Summaries / Vol. 60 / No. 8
Dahlan, S. Kummat, L dan Onibala, F. 2014 . Pengaruh Pendidikan Kesehatan tentang Bantuan Hidup Dasar (BHD) terhadap Tingkat Pengetahuan Tenaga Kesehatan di Puskesmas Wori Kecamatan Wori Kabupaten Minahasa Utara. Ejournal Keperawatan (e-Kp), 2(1): 1-8.
Dariyo, A. 2003. Psikologi Perkembangan Dewasa Muda. Jakarta: PT.Gramedia Pustaka Utama
Erawati, S. 2015. Gambaran Pengetahuan Masyarakat Tentang Bantuan Hidup Dasar (BHD) di Kota Administrasi Jakarta Selatan. Skripsi. Jakarta: PSIK Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan, Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah
Hanifah, M. 2010. Hubungan Usia dan Tingkat Pendidikan dengan Pengetahuan Wanita Usia 20-50 Tahun tentang Periksa Payudara Sendiri (SADARI). Skripsi. Jakarta: Program Studi Pendidikan Dokter, Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan, Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah
Hasanah, U.M. 2015. Hubungan Tingkat Pengetahuan dengan Keterampilan Perawat dalam Melakukan Tindakan Bantuan Hidup Dasar (BHD) di RSUD Kabupaten Karanganyar. Skripsi. Program STudi S-1 Kepeerawatan, Stikes Kusuma Husada: Surakarta
Jones, G.K., Brewer, K.L., Garrison, H.G. (2000). Public Expectations of Survival Following Cardiopulmonary Resuscitation. Academic Emergency Medicine, 7 (issue 1):48-53.
Lestari, T. 2015. Kumpulan Teori Untuk Kajian Pustaka Penelitian Kesehatan. Cetakan Pertama. Yogyakarta: Nuha Medika
Mubarak, I. 2007. Promosi Kesehatan: Sebuah Pengantar Proses Mengajar dalam Pendidikan. Graha Ilmu: Yogyakarta.
Nava, S., Santoro, C. Grassi, M., dan Hill, N. 2008. The Influence of The Media on COPD Patient’s Knowledge Regarding Cardiopulmonary Resuscitation. Int J Chron Obstruct Pulmon Dis, 3(2): 295-300.
Notoatmodjo, S. 2002. Metodologi Penelitian Kesehatan. Edisi Revisi. Bandung: Rineka Cipta
Notoatmodjo, S. 2010. Metodologi Penelitian Kesehatan. Edisi Revisi. Bandung: Rineka Cipta
Potter, P.A., dan Perry, A.G. 2005. Buku Ajar Fundamental Keperawatan: Konsep, Proses dan Praktik. Edisi 4. Jakarta: EGC.
Pranata, S., Fauziah, Y., Budisuari, M.A., dan Kusrini, I. 2013. Riset Kesehatan Dasar dalam Angka Provinsi Bali 2013. Jakarta: Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan (BPPK) RI
Subagjo, A., Achyar, Ratnaningsih, E., Sugiman,T., Kosasih, A., Agustinus, R. 2011. Buku Panduan Kursus Bantuan Hidup Jantung Dasar. Jakarta: Perhimpunan Dokter Spesialis Kardiovaskular Indonesia
Suharsono, T dan Ningsih, DK. 2008. Penatalaksanaan Henti Jantung Diluar Rumah Sakit. Malang: UMM Press.
Sasson, C., et al. 2013. Increasing Cardiopulmonary Resuscitation Provision in Communities with Low Bystander Cardiopulmonary Resuscitation Rates. Circulation. 127:1-9. DOI: 10.1161/CIR.0b013e318288b4dd
Sinaga, D.C. 2012. Gambaran Tinglat Pengetahuan tentang Hipertensi pada Masyarakat yang Merokok di RW 01 Kelurahan Pondok Cina, Beji, Depok. Skripsi. Fakultas Keperawatan : Depok
Vaillancourt, Christian, & Stiell, Ian, G. 2004. Cardiac Arrest Care and Emergency Medical Services in Canada. The Canadian Journal of Cardiology, 20(11):181-197
Wawan, A., dan Dewi, M. 2011. Teori dan Pengukuran Pengetahuan, Sikap dan Perilaku. Yogyakarta: Nuha Medika
Section
Articles