DAMPAK PENERAPAN ASAS KESEJAHTERAAN TERNAK TERHADAP NILAITAMBAH USAHATERNAK DOMBA RAKYAT Kasus pada Peternak Anggota Koperasi Peternak Riungmukti Kecamatan Kalapanunggal Kabupaten Sukabumi Jawa Barat

  • Sondi Kuswaryan Fakultas Peternakan - Universitas Padjadjaran
  • Dwi Cipto Budinuryanto Fakultas Peternakan - Universitas Padjadjaran
  • Khairun Nisa Marsuma Fakultas Peternakan - Universitas Padjadjaran
Keywords: asas kesejahteraan ternak, nilai tambah, usahaternak domba

Abstract

Penelitian mengenai pengaruh penerapan asas kesejahteraan ternak terhadap nilai tambah usahaternak domba rakyattelah dilaksanakan di Koperasi Peternak Riung Mukti, Kecamatan Kalapanungal Kabupaten Sukabumi Jawa Barat, pada bulan Maret sampai dengan bulan April 2016,bertujuan untuk menganalisis pengaruh penerapan asas kesejahteraan ternak terhadap nilai tambah usahanya.Responden penelitian ditentukan secara sensus, sebanyak 50 orang peternak domba. Metode analisis menggunakan model regresi kuadratik.  Hasil penelitian menunjukkan rata-rata jumlah pemilikan domba sebanyak 12,12 ekor/unit usaha. Jumlah domba yang dijual sebanyak 3,64 ekor/unit usaha/tahun dengan nilai Rp 5.642.056,30 /unit usaha/tahun. Rata-rata nilai tambah usahaternak domba (net farm income) sebesar Rp  1.108.037,63/unit usaha/tahun. Budidaya domba rakyat yang dilakukan oleh peternak anggota Koperasi Peternak Riungmukti telah menerapkan asas kesejahteraan ternak pada katagori cukup baik.Penerapan asas kesejahteraan ternak berpengaruh nyata terhadap nilai tambah usahaternak, mengikuti model regresikuadratik sebagai berikut :Y= - 6034391,568 + 286446,5698 X -  2946,4604 X2 R2 = 0,6634              (2,32135)*           (1,60081)* Dengan demikian, penerapan asas kesejahteraan ternak yangmakin baik akan mampu meningkatkan nilai tambah usahanya.

References

Brown, M.L, 1974. Farm Income Concept. Economic Development Institute. International
Bank for Recontruction and Development.
Bousfield, B and R. Brown.,2010, Animal Welfare. Veterinary Bulletin-Agriculture,
Fisheries and Conservation Department.
Farm Animal Welfare Council,2011. Updates the Five Freedom. Vet. Rec 131, 357.
Farser, A.F and D.M. Broom, 1997. Farm Animal Behaviour and Welfare. CABI
Publishing UK
McNerney.J.P, 2004. Animal Welfare, Economics and Policy. Report to Defra.
http://achive.defra.gov.uk/evidence/economics/report/document/animalwelfare.pdf
Merkel, J.P. and Subandriyo, 1997. Sheep and Goat Production Handbook for SoutheastAsia. University of California Davis. USA.
Sudarmono, A.S dan Y.B. Sugeng, 2003. Beternak Domba. Penebar Swadaya. Jakarta.
Undang-undang No. 41 Tahun 2014, tentang Peternakan dan Kesehatan Hewan.
http://www.indonesia.go.id/in/produk hukum/undang-undang.
Veersamy, S., L. Jeffrey., E. Thaddeus and L. Rattan, 2011. Assesment Method and
Indicators of Animal Welfare. Asian J. Anim. Vet Adv, 6 (4): 301-315.
Section
Articles