IPTEKS BAGI MASYARAKAT (IbM) DESA BAUMATA TIMUR KABUPATEN KUPANG MELALUI PEMANFAATAN LIMBAH RUMAH POTONG HEWAN UNTUK CAMPURAN PAKAN AYAM BIBIT LOKAL

  • Ni Nengah Suryani
  • N.G.A Mulyantini
  • I Made S. Aryanta
Keywords: pembibitan, ayam lokal, penetasan. limbah rumah potong hewan

Abstract

Masyarakat di kelompok tani ternak Nekabua, Desa Baumata Timur, Taebenu, Kupang, Nusa Tenggara Timur dalam memelihara ayam lokal, menghadapi permasalahan yakni produksinya masih rendah, akibat teknologi dan manajemen pembibitan masih rendah. Penetasan masih secara alami, sehingga waktu produksi lama sehingga produksi menjadi sedikit per tahunnya. Jumlah peliharaan masih kecil (< 10 ekor induk) karena masalah kurangnya persediaan pakan. Sebagian besar bahan pakan yang digunakan adalah bahan pakan komersial. Ipteks yang diterapkan adalah pengolahan limbah RPH dan pencampuran pakan. Teknologi penetasan telur dengan mesin tetas. Metode yang digunakan adalah metode latihan (in house training, dengan menerapkan teknologi inovatif yakni penyuluhan, praktek, pendampingan dan evaluasi tentang manajemen pembibitan, manajemen pengolahan limbah rumah potong (isi rumen, darah dan tulang), pencampuran ransum, penanganan mesin tetas, penanganan anak baru menetas dan pemeliharaan anak ayam sampai remaja. Hasil yang diperoleh penyuluhan dan praktek berhasil dari kehadiran dan keaktifan, produksi telur rata-rata 66,76 butir/ekor selama 6 bulan, teknologi penetasan dapat diterapkan secara benar dengan daya tetas: rata-rata 85,85% (periode I) dan ; 73,7% (periode II); 67% (periode III), dengan rata-rata 75,68%, mortalitas ayam umur 2 minggu 3,76 %. Mortalitas umur 4 bulan 0,68% dan bobot badan umur 4 bulan rata-rata 975,3 gram. Kesimpulan: Kelompok tani ternak mampu mengolah limbah RPH sebagai campuran pakan ayam local, mampu memelihara ayam pembibitan dengan benar, dan produksi telur mencapai standar pemeliharaan intensif, melakukan penetasan telur dengan mesin tetas dengan baik sesuai dengan urutan prosedur yang benar, menghasilkan anak ayam lebih banyak dalam waktu lebih singkat dan mampu memelihara anak ayam sampai ayam remaja dengan lebih baik.

References

http://bppmenlu.blogspot. 19/04/2014 .pemanfaatan isi rumen sapi untuk pakan ternak.
Ledo, M., Sabarta Sembiring, R.D.H. Likadja dan Ni N. Suryani. 2010. Pengaruh Level Pemberian Tepung Suweg dalam Ransum yang Mengandung Pellet Limbah RPH (Isi rumen, Darah dan Tulang) terhadap Retensi Mineral Ca dan P pada Ternak Babi Peranakan VDL Sapihan. Skripsi. Fapet Undana.
Mitra Jaya Company. 2014. Buku Panduan Praktis. Mesin Penetas Telur Otomatis. Malang Jawa TImur.
Radja Kota, P., U. Ginting, M., U. S. Rosnah dan Ni N. Suryani. 2003. Penggunaan Limbah Rumah Potong Hewan (Isi Rumen, Darah dan Tulang) terhadap konsumsi, Pertambahan bobot badan, Konversi Ransum Babi Peranakan VDL Sapihan. Skripsi. Fapet Undana.
Rasyaf, M. 1999. Memelihara Ayam Buras. Penerbit Kanisius.
Redaksi Trubus. 2000. Hasilkan DOC Buras Berkualitas. Trubus No. 367 Edisi Juni.
Suci Pramudyati, Y. 2009. Petunjuk Teknis Beternak Ayam Buras. GTZ Merang REED PILOT PROJECT kerja sama dengan BPTP Sumsel.
Sudaryani, T., H. Santosa. 1995. Pembibitan Ayam Buras. Penebar Swadaya.
Suryani, N. N. dan I. M. S. Aryanta. 1998. Pengaruh Penggunaan Isi Rumen yang Mendapat Perlakuan Alkalis (larutan Air Abu Sekam) Pada Ternak babi Peranakan Banpres. Buletin Nutrisi. Vol. 1 no. 2. Fapet Undana.
Section
Articles