OBAT PALSU DALAM PERSPEKTIF HUKUM MEREK

  • Desyanti Suka Asih K.Tus.
Keywords: Perkembangan Teknologi, Pelanggaran Hukum Merek, Obat Palsu

Abstract

Kemajuan teknologi yang sedemikian pesat memberi pengaruh yang baik bagi banyak pihak. Berbagai kemudahan akibat kemajuan teknologi dirasa sangat membantu masyarakat. Namun demikian, tidak dapat dipungkiri bahwa ada pihak-pihak yang mempergunakan teknologi demi keuntungan semata tanpa memperdulikan kerugian yang diderita pihak lain. Perkembangan teknologi fotokopi warna, hologram, dan hires scanner, dipergunakan untuk membuat produk palsu sulit dibedakan dengan aslinya. Penggunaannya diterapkan pula pada pembuatan obat palsu. Tindakan tersebut tidak hanya dapat dikenakan sanksi pidana, tetapi juga dapat dikenakan sanksi atas pelanggaran hukum merek, karena dalam kasus obat palsu terdapat perbuatan yang secara sengaja dan tanpa hak meniru secara keseluruhan merek obat yang telah didaftarkan. Keberadaan UU No.15 Tahun 2001 Tentang Merek dirasa masih lemah dalam memberikan perlindungan pada pemegang merek karena sifat deliknya yang bersifat delik aduan serta hanya memberikan perlindungan pada merek yang telah didaftarkan.

References

Buku
Dharmawan, Ni Ketut Supasti, 2011, Hak Kekayaan Intelektual Dan Harmonisasi Hukum Global (Rekonstruksi Pemikiran Terhadap Perlindungan Program Komputer), Badan Penerbit Universitas Diponegoro, Semarang.
Firmansyah, Hery, 2011, Perlindungan Hukum Terhadap Merek, Pustaka Yustisia, Yogyakarta Saidin, H. OK., 2007, Aspek Hukum Hak Kekayaan Intelektual (Intellectual Property Rights), Ed. Revisi ke-6, PT. Raja Grafindo Persada, Jakarta.
Lindsey, Tim dkk., 2004, Hak Kekayaan Intelektual Suatu Pengantar, PT. Alumni, Bandung.
Utomo, Tomi Suryo, 2010, Hak Kekayaan Intelektual (HKI) Di Era Global Sebuah Kajian Kontemporer, Graha Ilmu, Yogyakarta.


Internet
Pengertian Obat dan Penggolongan Obat http://www.pengertianahli.com/2014/01/pengertian-obat-dan-penggolongan-obat.html, diakses pada 20 September 2015.
Tentang Obat Palsu, http://www.ipmg-online.com/index.php?modul=issues&cat=icounterfeit, diakses pada 20 September 2016.
Peredaran Vaksin Palsu Dalam Perspektif Hukum Merek Dan Perlindungan Konsumen, http://business-law.binus.ac.id/2016/06/30/peredaran-vaksin-palsu-dalam-perspektif-hukum-merek-dan-perlindungan-konsumen/, diakses 20 September 2016.


Sumber Hukum
Undang-undang Republik Indonesia Nomor 15 Tahun 2002 Tentang Merek.
Undang-undang Republik Indonesia Nomor 39 Tahun 2009 Tentang Kesehatan.
Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia No.1010/MENKES/PER/XI/2008 Tentang Registrasi Obat.