PERTANGGUNGJAWABAN HUKUM DOKTER DALAM TRANSAKSI TERAPEUTIK

  • Agnes Maria Janni Widiyawati
Keywords: Pertanggungjawaban Hukum, Dokter, Transaksi Terapeutik

Abstract

Mulanya   dokter dipandang sebagai “dewa“  karena kehebatannya menyembuhkan berbagai macam penyakit, anggapan modern memandang dokter sebagai ilmuwan yang pengetahuannya diperlukan untuk menyembuhkan penyakit. hakekat transaksi terapeutik adalah mencari kesepakatan terapi antara dokter dan pasien guna penyembuhan suatu penyakit, namun hal itu tidak dapat diartikan bahwa meskipun hubungan antara dokter pasien didasarkan atas suatu transaksi terapeutik, tetapi bukan  merupakan jaminan ataskesembuhan penyakit yang diderita pasien.Semua tindakan medik yang diambil oleh dokter harus minta persetujuan pasien (Informed Consent). Tanpa adanya informed consent, dokter yang melakukan tindakan medik dapat dianggap telah melakukan intervensi medik, dan bila hal itu terjadi maka dokter harus mempertanggung jawabkan secara profesional maupun secara yuridis.

References

Buku
Bahder Johan Nasution, 2005, Hukum Kesehatan Pertanggung Jawaban Dokter, Rineksa Cipta, Jakarta.
Daldiyono, Pasien Pintar dan Bijak, PT Bhuana Ilmu Populer, Jakarta.
D.Veronika Komalawati, 1989, Hukum dan Etika dalam Praktek Dokter, Pustaka Sinar harapan, Jakarta.
Darmono ,Peningkatan Kualitas Layanan Hubungan Dokter Pasien Dan Pencegahan Timbulnya Malpraktek, Dalam CDP (Continuing Profesional Development : Pencegahan dan Penanganan Kasus Dugaan malpraktek), Badan Penerbit Universitas Diponegoro, Semarang.
Fred Ameln, 1991, Kapita Selekta Hukum Kedokteran, Grafikatamajaya, Jakarta.
Guwandi, 2003, Dokter, Pasien dan Hukum, Balai Penerbit FKUI, Jakarta.
Hermien Hadiati Koeswadji, 1984, Hukum dan Masalah Medik, Airlangga University Press, Surabaya.
__________________,1998, Hukum Kedokteran, Citra Aditya Bakti, Bandung.
____________________, 1992, Beberapa Permasalahan Hukum dan Medik, Citra Aditya Bakti, Bandung.
Hendrojono Soewono, 2007, Batas Pertanggungjawaban Hukum Malpraktek Dokter Dalam Transaksi Terapeutik, Srikandi, Surabaya.
Kartono Mohamad, 1986, Profesi Kedokteran Kini dan Esok, Makalah Forum diskusi SM-FK UI TentangPeranTanntanganDokter Indonesia Menjelangth 2000, Jakarta.
Soeryono Soekanto, 1990, Segi-Segi Hukum Hak dan kewajiban Pasien Dalam Kerangka Hukum Kesehatan,Mandar Maju, Bandung.
________________,1987, Pengantar Hukum Kesehatan, Remaja Karya, Bandung.
________________, 1989, Masalah Pelayanan Dokter Kepada Pasien,Ind–Hill-Cc, Jakarta.
Satjipto Raharjo, 2009, Hukum dan Perubahan Sosial : Suatu Tinjauan Teoritis dan Serta Pengalaman-Pengalaman di Indonesia, Genta Publishing.
____________, 1981, Hukum Dalam Perspektif Sosial, Alumni, Bandung.