MEDIASI DALAM PENYELESAIAN SENGKETA MEDIS SEBAGAI UPAYA PERLINDUNGAN PASIEN

  • Zabidin Zabidin
Keywords: Mediasi, Penyelesaian Sengketa, Medis, Upaya, Perlindungan, Pasien

Abstract

Hubungan  hukum antara  dokter dengan pasien dalam pelayanan kesehatan seringkali diwarnai dengan  pengabaian pada hak-hak pasien  sehingga menimbulkan konflik atau sengketa. Mediasi adalah  salah satu bentuk alternatif dispute resolution (ADR) atau alternatif penyelesaian sengketa diluar pengadilan. Mediasi ini dianggap lebih menguntungkan para pihak karena mediator tidak memiliki kewenangan memutus namun hanya sebagai penengah atas kesepakatan yang dibuat para pihak.Keuntungan penggunaan jalur mediasi adalah prosedurnya sederhana, efektif, tidak mahal, putusan masih dalam pengendalian (kontrol) pihak-pihak yang bersengketa, meskipun  mediasi bukan merupakan panacea untuk mengatasi distorsi paradigma litigasi dan tidak dapat  diterapkan terhadap semua sengketa.

References

Buku
Ari Yunanto, 2010, Hukum Pidana Malpraktik Medik Tinjauan dan Perspektif Medikolegal, Andi ,Yogyakarta.
Anny Isfandyarie, 2005, Malpraktek dan Resiko medik dalam Kajian Hukum Pidana, Prestasi Pustaka, Jakarta.
Ahmad Ali , 2008, Menguak Tabir Hukum, Ghalia Indonesia, Bogor.
Adi Sulistiono, 2008, Eksistensi & Penyelesaian Sengketa HaKI (Hak Kekayaan Intelektual), Sebelas Maret University Press, Surakarta.
Bahder Johan Nasution, 2005, Hukum Kesehatan (Pertanggungjawaban Dokter), Rineka Cipta, Jakarta.
Bambang Purnomo, tanpa tahun, Malpraktek Kedokteran, Departemen Ilmu Kedokteran Forensik dan Medicolegal Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, Jakarta.
Bagir Manan, 2005, Penegakan Hukum Yang Berkeadilan, Majalah Varia Peradilan No. 241, IKAHI, Jakarta.
Celina Tri Siwi Kristiyanti, 2008, Hukum Perlindungan Konsumen, Sinar Grafika, Jakarta.
Chisthoper W, Moore, 1996, The Mediation Process; Practical Strategies for Resolving Conflict, Jossie-Bass Publishers, San Fransisco.
Dean G Pruit dan Jeffrey Z Rubin, 2004, Konflik Sosial, Pustaka Pelajar, Yogyakarta.
Dedi Afandi, Mediasi : Alternatif Penyelesaian Sengketa Medis, Majalah Kedokteran Indonesia, Vol. 59 Nomor 5 Tahun 2009.
Eddi Junaedi, 2011, Mediasi Dalam Penyelesaian Sengketa Medik, Raja Grafindo Persada, Jakarta.
Eka Julianta Wahjoepramono, 2012, Konsekuensi Hukum dalam Profesi Medik, Karya Putra Darwati, Bandung.
Freddy Tengker, 2007, Hak Pasien, Mandar Maju, Bandung.
Fatahillah A. Syukur, 2012, Mediasi Yudisial Di Indonesia : Peluang dan Tantangan Dalam Memajukan Sistim Peradilan, Mandar Maju, Bandung.
Hermien Hadiati Koeswadji, 1984, Hukum dan Masalah Medik, Airlangga Univerity Press, Surabaya.
I Made Sukadana, 2012, Mediasi Peradilan : Mediasi Dalam Sistim Peradilan Perdata Indonesia Dalam Rangka Mewujudkan Proses Peradilan Yang Sederhana, Cepat, dan Biaya Ringan, Prestasi Pustaka Publisher, Jakarta.

Sumber Hukum
Undang-undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.
Undang-undang Republik Indonesia Nomor 30 Tahun 1999 tentang Arbitrase dan Alternative Dispute Resolution.
Undang-undang Republik Indonesia Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan.
Undang-undang Republik Indonesia Nomor 44 Tahun 2009 tentang Rumah Sakit.
Peraturan Mahkamah Agung Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 2008 tentang Prosedur Mediasi Di Pengadilan.