PENERAPAN HAK DAN KEWAJIBAN PASIEN SEBAGAI KONSUMEN DALAM PELAYANAN MEDIS

  • Anggraeni Endah Kusumaningrum Dosen Fakultas Hukum Universitas 17 Agustus 1945 (UNTAG) Semarang
Keywords: Hak dan Kewajiban Pasien, Konsumen, Pelayanan Medis

Abstract

Transaksi  terapeutik antara dokter dan pasien menimbulkan hak dan kewajiban bagi keduanya yang harus dilaksanakan secara seimbang, namun kenyataannya hak dan kewajiban tersebut tidak bisa dilaksanakan secara seimbang. Hal itu terjadi karena  posisi dokter secara ilmu pengetahuan dan ketrampilan dibidang kesehatan lebih unggul dibanding pasien, sehingga dokter senantiasa lebih dominasi hubungan itu. Hubungan yang demikian mengakibatkan pasien dirugikan, dan  akibat lebih lanjut tentunya pasien sebagai konsumen dalam pelayanan medis  merasatidak mendapatkan perlindungan. Oleh karena itu tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisisapakah pasien dapat dikatakan sebagai konsumen, serta apakah  hak dan kewajiban dari seorang pasien  sebagai konsumen dalam pelayanan medis. Berdasarkan temuan dan analisis terungkap, bahwa  pasien dapat dikategorikan sebagai konsumen yaitu konsumen dalam pelayanan kesehatan dari dokter namun karena pasien  awam dan kurang memahami hak dan kewajibannya.  Hak dan kewajiban itu melindungi pasien, yang diatur dalam Pasal 4 Undang-undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen, maupun Pasal 58 Undang-undang Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan, meskipun pelaksanaannya  belum maksimal karena masih banyak terjadi pengabaian terhadap hak-hak pasien. Oleh karena itu perlusosialisasi secara terus menerus agar  perlindungan bagi  pasien sebagai konsumen  jasa pelayanan kesehatan   segera terwujud.

References

Buku
Ari Yunanto, 2010, Hukum Pidana Malpraktik Medik tinjauan dan Perspektif Medikolegal, Andi ,Yogyakarta.
Ahmadi Miru & Sutarman Yodo, 2005, Hukum Perlindungan Konsumen, PT Raja Grafindo Persada, Jakarta.
Az Nasution, 2001, Hukum Perlindungan Konsumen, Diadit Media, Jakarta.
___________,1999, Konsumen dan Hukum,Pustaka Sinar Harapan, Jakarta.
Abdul Halim Barkatulah, 2008, Hukum Perlindungan Konsumen (Kajian Teoritis dan Perkembangan Pemikiran), Nusa Media, Bandung.
Bahder Johan Nasution, 2005, Hukum Kesehatan (Pertanggungjawaban Dokter), Rineka Cipta, Jakarta.
Celina Tri Siwi Kristiyanti, 2008, Hukum Perlindungan Konsumen, Sinar Grafika, Jakarta.
Freddy Tengker, 2007, Hak Pasien, Mandar Maju, Bandung.
Gunawan Wijaya & Ahmad Yani, 2001, Hukum Tentang Perlindungan Konsumen, PT Gramedia Pustaka Utama, Jakarta.
Hermien Hadiati Koeswadji, 1984, Hukum dan Masalah Medik, Airlangga Univerity Press, Surabaya.
Janus Sidabalok, 2006,Hukum Perlindungan Konsumen di Indonesia Pertanggungjawaban Menurut Hukum Perdata, Raja Grafindo Persada, Jakarta.
Sudikno Martokusumo, 1999, Mengenai Hukum: Suatu Pengantar, Liberty, Yogyakarta.
Titik Triwulan Tutik, 2010,Perlindungan Hukum Bagi Pasien, Prestasi Pustaka, Jakarta.

Sumber Hukum
Undang-undang Republik Indonesia Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen.
Undang-undang Republik Indonesia Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan.
Undang-undang Republik Indonesia Nomor 29 Tahun 2004 tentang Praktek Kedokteran.