PENGEMBANGAN PROGRAM BUDIDAYA UNGGAS DI PEDESAAN PADA KELOMPOK TANI AYAM BURAS MAWUH DAN PASAWUNGEN DI DESA PAHALETEN

  • Fredy Jotje Nangoy Fakultas Peternakan Universitas Sam Ratulangi Manado
  • L.M.S Tangkau Fakultas Peternakan Universitas Sam Ratulangi Manado
Keywords: Kelompok Tani, Ayam Buras

Abstract

Tujuan penelitian adalah mengembangkan program budidaya unggas dipedesnaan. Kegiatan pengembangan Ilmu Pengetahuan Bagi Masyarakat (IPTEKS) yang dilakukan di Desa Pahaleten adalah bagaimana mengembangkan peternakan unggas di pedesaan melalui ayam buras agar supaya pendapatan masyarakat lebih meningkat serta dapat meningkatkan gizi bagi masyarakat, membantu membangun kembali industri lokal milik rakyat dengan penyediaan ayam buras bagi kelompok tani ayam buras Mawuh dan Pasawungen di Desa Pahaleten. Materi yang digunakan adalah peternak ayam buras di Desa Pahaleten kelompok Mawuh dan Pasawungen Kabupaten Minahasa Provinsi Sulawesi Utara. Metode yang digunakan adalah studi literature dari berbagai tulisan serta sumber jurnal hasil penelitian dari pihak lain serta hasil penelitian pada pelaksanaan kegiatan  IPTEKS kelompok tani ayam buras Desa Pahaleten. Kendala utama yang dihadapi peternak Desa Pahaleten adalah masalah ketersediaan bibit, formulasi ransum dan vaksinasi. Program budidaya unggas di pedesaan yang dilaksanakan penyuluhan tentang cara pengoperasian mesin tetas serta pemberian telur tetas untuk ditetaskan sebagai bibit, dan penyuluhan tentang cara menyusun ransum (formlasi ransum yang tepat), cara vaksinasi yang benar  pada ayam buras. 

References

Departemen Dalam Negeri .2000. Pengembangan Ekonomi Masyarakat Di Daederah
Departemen Dalam Negeri Departemen Perindustrian dan Perdagangan. Departemen
Eksplorasi Laut dan Perikanan.Badan Perencanaan Pembangunan Nasional.
Dewi, G.A.M.K., I.G. Mahardika., I.K. Sumadi., I.M. Suasta dan M. Wirapartha. 2012. Pengaruh Kandungan Energi dan Protein Ransum Terhadap Penampilan Ayam Kampung Umur 10-20 minggu. Prosiding Seminar Nasional Peternakan Berkelanjutan ke-4. Inovasi Agribisnis Peternakan untuk Ketahanan Pangan. Fakultas Peternakan Universitas Padjadjaran, Bandung.
National Research Countil. 1994. Nutrient Requirements of Poultry National Academy of Sciences. Washington, DC.
Pranaji, T. 2009. Penguatan Kelembagaan Gotong Royong Dalam Perspektif Sosio Budaya Bangsa : Suatu Upaya Revitalisasi Adat Istiadat Dalam Penyelenggaraan Pemerintahan. Forum Penelitian Agroekonomi. Vol. 27 No 1 Juli 2009 : 61-72.
Santoso, 1996. Pakan Ayam Buras. Instalasi Penelitian dan Pengkajian Tehnologi Pertanian, DKI Jakarta.
Scott, M.L., M.C. Nesheim and R.J. Young. 1982. Nutrition of the Chickens. Second Ed. M.L. Scott and Associated Ithaca, New York.
Supriyatno, E., W. Serugat dan S. Kismiati. 2005. Pertumbuhan Organ Reproduksi Ayam Buras dan Dampaknya Terhadap Produksi Telur pada Pemberian Ransum dengan Taraf Protein Berbeda pada Saat Pertumbuhan. Prosiding Seminar Nasional : Revitalisasi Bidang Kesehatan Hewan dan Manajemen Peternakan Menuju Ekonomi Global. Fakultas Kedokteran Hewan. Universitas Airlangga, Surabaya.
Wulandari, E.C., R.H. Prawitasari., W. Murningsih., V.D. Yunianto., I. Estiningdaiati dan H.I. Wahyuni. 2012. Pengaruh Serat Kasar Azolla microphylla Terhadap Pemanfaatan Mineral Kalsium dan Phosphor Ransum serta Produksi Ayam Arab Petelur. Prosiding Seminar Nasional Peternakan Berkelanjutan ke-4. Inovasi Agribisnis Peternakan untuk Ketahanan Pangan. Fakultas Peternakan Universitas Padjadjaran, Bandung.
Section
Articles