PEMELIHARAAN TERNAK BABI DENGANPENERAPAN TEKNOLOGI BIOGAS BERWAWASAN LINGKUNGANPADA KELOMPOK TANI/TERNAK

  • Jeanette E.M Soputan Fakultas Peternakan Universitas Sam Ratulangi Manado
  • Tineke M Langi Fakultas Pertanian Universitas Sam Ratulangi Manado
  • Jerry D Kalele Fakultas Peternakan Universitas Sam Ratulangi Manado
  • Sjenny S Malalantang Fakultas Peternakan Universitas Sam Ratulangi Manado
Keywords: Ransum, Limbah ternak babi, Biogas.

Abstract

Usaha peternakan dapat memberikan manfaat yang besar dilihat dari perannya sebagai penyedia protein hewani. Hal ini merupakan titik tolak pengembangan program peternakan, yang tentunya akan diikuti dengan peningkatan jumlah ternak dan peningkatan limbah peternakan. Dengan demikian limbah ternak akan menjadi penyebab timbulnya masalah gangguan ekosistem seperti pencemaran lingkungan. Manajemen pemeliharaan ternak babi dan penerapan teknologi biogas yang berwawasan lingkungan perlu dilakukan sebagai upaya memberikan manfaat tanpa mencemari lingkungan. Kegiatan ini dilakukan pada kelompok tani/ternak Debora dan Reirem di desa Sumarayar Kecamatan Langowan Timur, Kabupaten Minahasa. Kegiatan yang dilakukan pada kedua kelompok tani ternak ini terdiri dari penyuluhan penyusunan formulasi ransum pakan ternak babi dan kandang yang sesuai dengan fase pertumbuhan ternak babi dan demonstrasi pengolahan limbah ternak babi menjadi biogas, serta lumpur ikutan biogas (sludge) hasil fermentasi tidak berbau dan dapat langsung dimanfaatkan sebagai pupuk pada tanaman. Gas dari limbah ternak babi pada hari ke-19 sudah dapat menyala dengan warna api biru dan tidak berbau. Kegiatan pengabdian ini sangat diminati oleh petani/perternak karena dengan demikian telah menambah pengetahuan mereka untuk dapat meramu sendiri ransum pakan ternak babi yang lebih murah (sesuai fase pertumbuhannya) dibandingkan dengan membeli pakan komersil, dan mengubah sikap mereka untuk mau mengolah limbah ternak babi sebagai bahan dasar pembuatan biogas, serta kandang selalu dalam keadaan bersih.

References

Reijntjes C, Haverkort B, Bayer W. 1992. Farming For The Future. The Macmillan Press. London.
Sihombing D T H. 1997. Ilmu Ternak Babi. IPB. GadjaMadaUniversity Press.
Sihombing D T H, Simamora S, Siagan P H. 1981. Pendaur-ulangan dan Penanganan Kotoran Ternak Babi dan Pembuatan Biogas. Departemen Produksi Ternak. Fakultas Peternakan IPB. Bogor.
Simamora S, Salundik, Wahyuni S, Surajudin. 2006. Membuat Biogas dari Kotoran Ternak. Cet. 5. Agromedia Pustaka. Jakarta.
Soputan J E M. 2012. Pola IntegrasiTernak Babi dengan Tanaman Ubi Jalar yang Berwawasan Lingkungan di Minahasa.
Section
Articles