IbM USAHA RUMAH TANGGA OLAHAN BUAH SALAK DI KABUPATEN KARANGASEM BALI

  • Ni Luh W Sayang Telagawathi STIE Triatma Mulya
Keywords: Olahan buah salak, Produksi, Pemasaran, Pengemasan, Manajemen usaha

Abstract

Program IbM ini bertujuan untuk meningkatkan produktivitas hasil produksi produk dari olahan buah salak, memperluas jangkauan pemasaran danmeningkatkan pemahaman mitra tentang perencanaan bisnis dan manajemen usaha. Tujuan tersebut dicapai melalui pendampingan dan pelatihan manajemen usaha industri rumah tangga olahan buah salak, penyediaan alat produksi yang memadai, pembuatan website pemasaran dan memfasilitasi kelompok usaha dengan lembaga permodalan.Selain terkenal sebagai daerah agrowisata perkebunan salak, Desa Sibetan memiliki potensi Usaha Kecil dan Menengah (UKM) dalam pengolahan buah salak menjadi dodol, pia, kurma, kerupuk, sirup serta wine. Program IbM ini melakukan pendampingan terhadap dua kelompok industri rumah tangga olahan salak yaitu Kelompok Salak Dukuh Lestari di Desa Sibetan dan Kelompok Salak Sradha di Desa Telaga Kecamatan Bebandem dan Kabupaten Karangasem

References

Kusnadi. 1983. “ Peran Seni Kerajinan (Tradisional dan Baru dalam Pembangunan “dalam seni edisi XVII, STST “ ASRI” Yogyakarta.
Kotler, & Amstrong. 2000. Prinsip-Prinsip Pemasaran, Jakarta : Erlangga.
Kuncoro, Mudrajad. 2000. “Usaha Kecil di Indonesia: Profil, Masalah dan Strategi Pemberdayaan” Makalah yang disajikan dalam Studium Generale dengan topik “Strategi Pemberdayaan Usaha Kecil di Indonesia”, di STIE Kerja Sama, Yogyakarta, 18 Nopember 2000.
Setiawan, Achmad Hendra. 2004. “Fleksibilitas Strategi Pengembangan Usaha Kecil dan Menengah”, Jurnal Dinamika Pembangunan Vol. 1 No. 2/ Desember 2004 : 118-124.
Tambunan, Tulus, 1994. Mengukur Besarnya Peranan Industri Kecil dan Rumah Tangga di dalam Perekonomian Regional: Beberapa Indikator, Jurnal Agro Ekonomika No. 1 Thn. XXIV, Yayasan Agro Ekonomika, Yogyakarta.
Section
Articles