MODEL PENGELOLAAN USAHA KREATIF BERBASIS MASYARAKAT DESA TUNJUK, KECAMATAN TABANAN, KABUPATEN TABANAN, PROPINSI BALI

  • Partiwi Dwi Astuti Fakultas Ekonomi Universitas Warmadewa-Bali
  • Ni Nengah Seri Ekayani Fakultas Ekonomi Universitas Warmadewa-Bali
Keywords: Model, Pengelolaan, Usaha Kreatif Berbasis Masyarakat

Abstract

Desa Tunjuk adalah desa di Kecamatan Tabanan, Kabupaten Tabanan, Propinsi Bali, yang memiliki usaha kreatif berbasis masyarakat dengan konsep ekowisata.  Keunikan, kehidupan masyarakat sehari-hari, serta kekayaan alam yang terdapat di desa tersebut menjadi komoditas yang ditawarkan kepada para pengunjung yang mengunjungi desa tersebut.  Salah satu usaha kreatif berbasis masyarakat yang terdapat di desa tersebut adalah Taman Sari Buwana Traditional Farming.  Permasalahan usaha yang menjadi prioritas untuk diselesaikan adalah permasalahan manajemen usaha, meliputi manajemen pemasaran, sumber daya manusia, tata kelola, dan keuangan. Metode yang digunakan untuk menyelesaikan permasalahan tersebut adalah pendidikan masyarakat dan  konsultasi.  Kegiatan ini menghasilkan karya utama pendampingan pengelolaan usaha kreatif berbasis masyarakat sesuai dengan teori manajemen modern. Hasil  yang dicapai adalah mitra memiliki pengetahuan dan pemahaman mengenai cara meningkatkan daya saing usaha dengan melakukan inovasi layanan, meningkatkan kualitas layanan, pemasaran berbasis web, lebih siap/terbukanya masyarakat dalam menerima kunjungan para pengunjung, memiliki pengetahuan dan pemahaman mengenai kewirausahaan sosial dan penyusunan Standar Operasional Procedure (SOP) serta penyajian dan penyusunan laporan keuangan sesuai ketentuan yang berlaku. Pemberdayaan usaha kreatif berbasis masyarakat dapat dilakukan dengan memberikan kemudahan dalam akses permodalan, bantuan pembangunan prasarana, pengembangan skala usaha, pengembangan jaringan usaha, pemasaran dan kemitraan usaha, pengembangan sumber daya manusia, peningkatan akses teknologi, dan mewujudkan iklim usaha yang lebih kondusif. Model pengelolaan usaha kreatif berbasis masyarakat yang tepat saat ini adalah pendampingan dengan pendekatan individu yang selanjutnya diupayakan dibentuk dan terbentuk kelompok usaha bersama.  

References

Ikatan Akuntan Indonesia. 2009. “Standar Akuntansi Keuangan Entitas Tanpa Akuntabilitas Publik”. Jakarta.
Section
Articles