TEKNOLOGI PENGOLAHAN DAN PENGAWETAN JAHE SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN KESEJAHTERAAN KELOMPOK WANITA TANI DI DESA PETANG

  • Ni Made Ayu Suardani Program Studi Ilmu dan Teknologi Pangan Fakultas Pertanian Universitas Warmadewa
  • Ni Made Darmadi Pogram Studi Manajemen Sumber Daya Perairan Fakultas Pertanian Universitas Warmadewa
  • A.A Made Semarayani Program Studi Ilmu dan Teknologi Pangan Fakultas Pertanian Universitas Warmadewa
Keywords: Olahan Jahe, Kewirausahaan, Desa Petang

Abstract

Kegiatan IbM (Ipteks Bagi Masyarakat) Olahan Jahe di laksanakan di Desa Petang Kecamatan Petang, Kabupaten Badung pada tahun 2015.  Tujuan pengabdian masyarakat ini  memberikan teknologi untuk mengolah jahe gajah menjadi produk olahan bubuk jahe instan, manisan jahe, permen jelly jahe, kopi jahe, dan kedelai jahe instant yang memiliki ijin produksi dari BBPOM, sehingga produk tersebut dapat dipasarkan dengan jangkauan pasar yang lebih luas.  Mitra diberikan pengetahuan kewirausahaan, pengelolaan managemen keuangan dan usaha, sanitasi dan higiene proses produksi, pengemasan dan penyimpanan, serta pemasaran, sehingga mitra mampu mengelola usaha dengan baik.  Metode yang akan dilakukan dalam pelaksanaan pelatihan ini adalah dengan  wawancara, tatap muka, penyuluhan dan praktek secara langsung.  Dari kegiatan ini target luaran yang ingin dicapai yaitu mitra mampu membuat produk olahan jahe berupa bubuk jahe instan, manisan jahe, permen jelly jahe, kopi jahe, dan kedelai jahe instant.  Mitra dapat menerapkan kelayakan dasar pengolahan, yaitu dengan melakukan cara produksi makanan yang baik serta pengelolaan sanitasi higiene dalam proses produksi, mampu berwirausaha dan produksi mengalami peningkatan, mampu mengelola managemen  keuangan dan pemasaran dengan peningkatan omzet dan keuntungan,  serta mendapatkan ijin produksi dari BBPOM.

References

Anonymous, 2013. Buku Profil Desa Petang, Kecamatan Petang, Kabupaten Badung
Astawan, M. 2009. Sehat dengan Hidangan Kacang dan Biji-bijian. Penebar Swadaya. Jakarta.
Astriani, D., W. Dinarto, W. Mildaryani. 2013. Penerapan Agroteknologi Tanaman Jahe dan Pengolahan Rimpangnya sebagai upaya Peningkatan Kesejahteraan Petani di Dusun Sorogaten dan Kaliberot. JurnalAgriSains. Vol.4(7) : 56-64
Koswara, S.,A. Diniari, Sumarto.2012. Panduan Proses Produksi Minuman Jahe Merah Instant. Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat. IPB.Bogor
Rauthan, A.S., H. Saxena, B.S. Raukt, M. Kumar, H. S. Chauhan. 2015. A Systemanc Review on health and hygene in India. AsianJnal of Multidisciplinary Studies. Vol. 3(3) : 29-35
Rifkowaty, E.E., dan Martanto. 2016. Minuman Fungsional Serbuk Instant Jahe (Zingiber officinalerosc.) dengan variasi penambahan ekstrak bawang merah (Eleutherine americora Meir) sebagai pewarna alami. Jurnal Teknologi Pertanian Lampung. Vol.4(4):315-324.
Sagala, M.A., R. Efendi, Ysmarini. 2016. Perbedaan Cara Ekstaksi Jahe penambahan Gula Kepala terhadap Mutu Sirup Jahe. Jom. FapertaVol. 3(1):1-10
Yuriani. 2010. Teknologi Pengolahan dan Pengawetan Jahe sebagai Keterampilan Guru SMK dalam upaya mengembangkan Kewirausahaan Sekolah. Inotek. Vol.14(1):86-94.
Zulkarnain, A. Lamusa, D. Tangkesalu. 2013. Analisis Nilai Tambah Kopi Jahe pada Indutsri Sal-han di KotaPalu. E-J.Agekbis. Vol. 1(5) : 493-499
Section
Articles