IbPE KONVEKSI PAKAIAN WANITA

  • Anik Yuesti Universitas Mahasaraswati Denpasar, Kota Denpasar - Bali
  • Sri Astuti Universitas Mahasaraswati Denpasar, Kota Denpasar - Bali
  • I Nyoman Kusuma Universitas Mahasaraswati Denpasar, Kota Denpasar - Bali
  • Lis Julianti Universitas Mahasaraswati Denpasar, Kota Denpasar - Bali
Keywords: IbPE, Konveksi

Abstract

Thasha Garment dan Fashion for Paradise merupakan dua perusahaan yang bergerak dalam bidang indirect export dimana keduanya merupakan mitra kegiatan IbPE. Kegiatan IbPE bertujuan untuk meningkatkan kompetensi kedua mitra tersebut melakukan ekspor melalui peningkatan kualitas dan kuantitas ekspor. Peningkatan ekspor dapat dilakukan melalui peningkatan sarana prasaraan seperti mesin, kualitas sumber daya manusia dalam mendesin produk ekspor, peningkatan manajemen dan sistem administrasi keuangan kegiatan ekspor. Target luaran yang ingin dicapai selama 3 (tiga) tahun kegiatan IbPE ini adalah (1) Mampu menghasilkan produk ekspor secara mandiri, mampu meningkatkan kuantitas produk ekspor, meningkatkan kualitas desain dan jahitan busana wanita kualitas ekspor, memiliki kemampuan dalam bidang akuntansi dan perpajakan, meningkatkan strategi promosi produk  (2)Mampu menciptakan desain baru produk, mampumemperluas pemasaranprodukke Negara Eropa seperti Belgia dan Jerman 3) Pengembangan area produksi dan pemasaran di luar wilayah Denpasar dan untuk pemasaran di luar daerah Eropa, seperti ke Timur Tengah, dan Asia. Metode yang digunakan untuk mencapai tujuan dan target  luaran tersebut adalah: (1) Penyusun rancangan produk selama 3 tahun, (2) Pelatihan desain dan mode  pakaian wanita Gemuk dan Ideal, (3) Pelatihan akuntansi dan pajak ekspor, (4) Pengadaan mesin over dek untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas produk (5) Pengadaan Komputer untuk meningkatkan kapasitas dan kemampuan promosi melalui web, (6) Mempertemukan Mitra dengan Pemerintah Kota Denpasar khususnya Deperigdag Kota Denpasar untuk pengurusan Ijin direxeksport dan pendampingan usaha, Lembaga Perbankan dalam peningkatan permodalan dan pendampingan.Pada tahun pertama telah dilakukan kegiatan: 1) Perancangan produk selama 3 tahun untuk mitra 1 dan 2; 2) pelatihan desain dan mode pakaian wanita Gemuk dan ideal, dengan pengembangan pakaian laki-laki di Tempat pelatihan RINA untuk mitra 1. 3) Pelatihan akuntansi dan pajak untuk mitra 1 dan 2; 4) Pembelian mesin over dex dengan merek typical untuk Mitra 1; 5) pembelian laptop untuk meningkatkan kinerja bagi mitra 1 dan 2.

References

Kamaruddin Asep, 2006. Hambatan \usaha \kecil dan Menengah dalam Kegiatan Ekspor, Jurnal Pengembangan Koperasi dan UKM, Kemen Kop RI, Jakarta.
Darmansyah dan Daryono Soebagyo, 2010. Stimulus Ekspor Terhadap Kinerja Perusahaan-Perusahaan Batik. Jurnal Ekonomi Pembangunan Volume11, Nomor 2, Desember 2010, hlm. 254-265.
Rodhiyah. 2013. Profil Tenaga Kerja Perempuan Di Sektor Usaha Kecil Menengah. Jurnal Administrasi Bisnis,Volume 2, Nomor1, Maret 2013
Ball, Donald A. dan McCulloch Wendell H. 2000. Bisnis Internasional Buku 2. Jakarta. Salemba Empat.
Section
Articles