PRODUK OLAHAN RUMPUT LAUT SEBAGAI USAHA KELOMPOK WANITA TANI DI DESA RANOOHA KABUPATEN KONAWE SELATAN

  • Nur Rahmah Fakultas Pertanian Universitas HaluOleo
  • Waode Yusria Fakultas Pertanian Universitas HaluOleo
  • Hartina Batoa Fakultas Pertanian Universitas HaluOleo
  • Nurbaya Busthanul Fakultas Pertanian Universitas HaluOleo
Keywords: Produk, olahan, rumput laut, usaha, kelompok, wanita tani.

Abstract

Potensi sumberdaya pesisir menjadi penopan hidup bagi rumahtangga yang bermukim di wilayah maritim. Namun demikian kondisi iklim yang tidak menentu menjadi penyebabproduksi rumput laut tidak stabil sehingga berdampak pada ketidakpastian nafkah rumahtangga. Demikian halnya rumahtangga petani rumput laut di Desa Ranooha yang menjadikan budidaya rumput laut sebagai sumber nafkah rumahtangga. Produksi rumput laut terkadang mengalami surplus sehingga kegiatan IbM ini menjadi penting untuk dilakukan. Keterlibatan semua anggota keluarga termasuk ibu-ibu rumahtangga menjadi salah satu solusi untuk memperoleh tambahan penghasilan dalam memenuhi kebutuhan hidup keluarga. Kegiatan IbM ini bertujuan untuk membentuk wirausaha baru bagi kelompok wanita tani dengan membuat olahan rumput laut berupa produk siap saji (dodol dan Bajik rumput laut) untuk dipasarkan dan diharapkan akan menjadi sumber nafkah tambahan bagi keluarga. Metode pendekatan yang digunakan adalah bersifat fisik dan non fisik. Pendekatan fisik diperuntukkan untuk memecahkan permasalahan terkait dengan masalah produksi, dengan cara perbaikan proses produksi, sarana prasarana produksi dan pengolahan rumput laut sebagai bahan dasar produk, pembuatan media promosi produk serta mengupayakan produk memperoleh lisensi dari instansi terkait, sedangkan pendekatan non fisik terkait dengan pemecahan masalah manajemen yaitu dengan melakukan sosialisasi dan pelatihan kepada kelompok wanita danmengupayakan perizinan serta lisensi produk. Kegiatan selanjutnya adalah membangun jaringan pemasaran dan melakukan kegiatan promosi produk. Hasil kegiatan IbM adalah terbentuknya jaringan pemasaran produk, memiliki media promosi produk berupa brosur ataupun leaflet yang didesain menarik untuk mempromosikan olahan rumput laut (dodol dan bajik) dengan kemasan sesuai standar kemasan untuk produk makanan serta mendapatkan lisensi dari dinas kesehatan kabupaten/kota.

References

Anonim, 2012. Luasan Areal Budidaya Rumput Laut di Kabupaten Konawe Selatan. Badan Riset Daerah Sulawesi Tenggara.
Arnis, 2003. Jaringan Sosial Perempuan Bakul Ikan (Sudi KasusPerempuan“Bakul Ikan” di desa Bendar, Kecamatan Juwana,Kabupaten Pati). Tesis tidak diterbitkan. Bogor. ProgramPascasarjana. Institut Pertanian Bogor.
Bedjeck, M.C., et all. 2010. Impacts of Climate Variability and Change on
Fishery-Based Livelihood. Journal of Marine Policy. 34, 375-383.
Busthanul,Nurbaya, 2015. Fungsi Ritual Maudu Bagi Status Gizi Masyarakat Cikoang
Kabupaten Takalar. Disertasi. Program Studi Ilmu Pertanian Pascasarjana Universitas Hasanuddin Makassar.
Carner, George.1988. Kelangsungan Hidup, Saling Ketergantungan, dan Persaingan di Kalangan Kaum Miskin Filipina dalam D. C. Korten dan Syarir (eds), Pembangunan Berdimensi Kerakyatan. Jakarta. Yayasan Obor Indonesia
Christanto,Joko.2010.Pengantar Pengelolaan Berkelanjutan Sumberdaya Wilayah Pesisir. Deepublish : Yogyakarta Dinas Kelautan Perikanan. Indonesia
Dahuri, 2000. Pendayagunaan Sumberdaya Kelautan UntukKesejahteraan Rakyat. Jakarta: Penerbit Lembaga Informasi danStudi Pembangunan Indonesia.
Kusnadi, 2000. Nelayan: Strategi Adaptasi dan Jaringan Sosial. Bandung: Humaniora Utama Press Bandung.
_______, 2009. Keberdayaan Nelayan & Dinamika Ekonomi Pesisir. Jogjakarta: Lembaga Penelitian Universitas Jember dan Ar-Ruzz Media
Nuryadin, La Ode Taufik. 2010. Kapital Sosial Komunitas Suku Bajo Studi Kasus Komunitas Suku Bajo Di Pulau Baliara Provinsi Sulawesi Tenggara. Disertasi. Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Program Studi Sosiologi Universitas Indonesia.
Nur Rahmah, 2015. Peran Perempuan Bajo Dalam Kehidupan Rumah Tanggapetani Rumput Laut Pada Komunitas Homogen Dan Heterogen Etnis Di Kabupaten Konawe Selatan Provinsi Sulawesi Tenggara. Disertasi.Program Studi Ilmu Pertanian Pascasarjana Universitas Hasanuddin Makassar.
Satria, Arif. 2009. Pesisir dan Laut untuk Rakyat. Bogor: IPB Press
________, 2015. Pengantar Sosiologi Masyarakat Pesisir. Kerja Sama antara Fakultas Ekologi Manusia IPB dengan Yayasan Pustaka Obor Indonesi.
Yusria Waode, 2004. Analisis Ekonomi Rumahtangga Petani Jambu Mete di Kabupaten Buton Sulawesi Tenggara. Tesis. Pascasarjana Institut Pertania Bogor.
Section
Articles