MEMBANGKITKAN USAHA PEDESAAN MELALUI PENGEMBANGAN KELOMPOK USAHA KUE TRADISIONAL DI KABUPATEN SOPPENG

  • Sulfiana Sulfiana Fakultas Pertanian Universitas Islam Makassar
  • Suardi Bakri Fakultas Pertanian Universitas Islam Makassar
  • Rahma Fitriana 2Fakultas Sospol,Universitas Islam Makassar
Keywords: usaha perdesaan, kue tradisonal

Abstract

Dalam rangka peningkatan penganeka ragaman produk-produk pangan, dibutuhkan diversivikasi produk pangan menjadi pangan Olahan. Desa Enrekeng merupakan salah satu desa penghasil penghasil pangan padi di Sulawesi Selatan. Beras merupakan salah satu bahan pangan yang dihasilkan daerah ini selain dikonsumsi dalam bentuk beras, juga diolah menjadi produk kue tradisional “Pipang” yang memberikan nilai tambah dan mempunyai prospek yang cerah untuk menjadi usaha mikro dan bahkan usaha kecil yang memberikan nilai tambah pada beras, memberikan lapangan kerja kepada pemuda desa yang sebelumnya menjadi penganggur  dan tentunya meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat desa. Pelaksanaan IbM telah mengintroduksikan  teknologi  pada sektor produksi dan pemasaran  dengan melakukan penambahan peralatan, perbaikan kemasan, menjalin jejaring pemasaran, penerapan sistim keuangan serta pengelolaan usaha. Solusi yang telah diberikan ini telah mendongkrak volume produksi yang awalnya hanya puluhan bungkus menjadi ratusan bungkus perhari dengan kemasan yang memenuhi standar. Demikian juga jangkauan pemasaran yang awalnya masih lokal sekarang sudah merambah bahkan antar pulau. 

References

Anonim, 2003. Laporan Pelatihan Merencanakan Pengembangan kelompok Usaha, PPSSDM-Plan Internasional, Makassar.
Chambers, Robert. 1983. Membangun Desa Mulai Dari Belakang, LP3ES. Jakarta.
Ditlitabmas Dikti, 2013, Panduan pelaksanaan Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakay di Perguruan Tinggi, Edisi IX, Ditlitabmas, Kemendikbud RI, Jakarta.
Fahmi, Irham, 2013. Manajemen Strategis, Teori dan Aplikasi, Alfabeta, Jakarta.
Section
Articles