IPTEKS BAGI MASYARAKAT (IbM) KELOMPOK PEREMPUAN PEKERJA KELAPA

  • Grace J.S.N. Rumimper Jurusan Administrasi Bisnis Politeknik Negeri Manado
  • Silvy T Sambuaga Jurusan Administrasi Bisnis Politeknik Negeri Manado
  • Ferdy F Tulangow Jurusan Administrasi Bisnis Politeknik Negeri Manado
Keywords: Perempuan, Penyuluhan, Kerajinan, Limbah Kelapa

Abstract

Beban, masalah dan tanggung jawab yang dipikul perempuan pekerja kelapa sangat berat. Sebagai istri harus melayani suami, membesarkan anak dan menjadi pencari nafkah bagi keluarga sering mengalami perlakuan kasar dari suami ataupun orang terdekat mereka. Tingkat pendidikan mereka yang rendah membuat mereka hanya mampu menerima apa yang terjadi. Pengabdian ini bertujuan membantu perempuan pekerja kelapa untuk menciptakan rasa aman dan tentram. Memotivasi untuk berwirausaha sehingga mengurangi ketidakberdayaan dan meningkatkan mereka secara mental, jasmani dan ekonomi. Untuk mencapai tujuan dilakukan beberapa kegiatan yaitu Penyuluhan Hukum Perlindungan Perempuan terhadap KDRT, Penyuluhan Kewirausahaan Perempuan dan Pelatihan Pembuatan Kerajinan tangan dari limbah kelapa (tempurung). Kegiatan ini dilaksanakan dengan menggunakan film, metode ceramah, dialog interaktif, permainan interaktif yang disesuaikan dengan tingkat kemampuan mereka. Hari Kedua praktek/Pelatihan pembuatan kerajinan tangan tempurung dari Balai Riset dan Standarisasi Manado, dimulai dari  cara pemilihan bahan, penggunaan alat, pembuatan dan perhitungan nilai jual. Berdasarkan test sebelum dan sesudah kegiatan, untuk Pengetahuan Perlindungan Perempuan terhadap KDRT terdapat kenaikan hasil  yaitu 45 % dari nilai test awal. Untuk tingkat motivasi wirausaha perempuan peningkatan nilai 59,36 %  dari test awal.  Dalam Pelatihan Pembuatan Kerajinan tangan walaupun masih sederhana mampu dihasilkan 40 (empat puluh) produk gantungan kunci, 1 (satu) Vas bunga dan 1 (satu) asbak. Pada akhir kegiatan dilakukan serah terima peralatan dan bahan penunjang pembuatan kerajinan tangan ini kepada kelompok perempuan pekerja kelapa. Kegiatan pengabdian masyarakat ini masih dalam tahap pemantauan dan pendampingan.

References

Deperindag Prop.Sulawesi Utara, 1999. Proses dan problematika Industri Kerajinan Sulawesi Utara memasuki Pasar BIMP FAGA. Makalah Pembanding.
Khaleed.Badriyah, 2015. Penyelesaian Hukum KDRT. Pustaka Yustisia. Yogyakarta
Komisi Perlindungan Perempuan Indonesia, 2007. UU No. 23 Tahun 2004 tentang Perlindungan Perempuan. Visimedia.
Lesar,N.Ch, Desain dan Model Souvenir Berbasis Bahan Baku Kelapa sebagai Benda seni kerajinan. Jurusan seni rupa dan kerajinan F.B.S Unima di Tondano
Moeliono, L dan A. Dananto, 2004. Pendampingan Perempuan Menurut Para Pendamping Perempuan . Save The Children, Jakarta.
Pranoto. A, 2006. Implementasi Kebijakan Publik Dalam Pemberdayaan Masyarakat Pesisir. Humas Direktorat Jenderal Kelautan, Pesisir dan Pulau-pulau Kecil. Jakarta.
Suryana, 2001. Kewirausahaan, Salemba Empat. Jakarta.
Wuryani.Siti, 2006. Aneka Kreasi Limbah Kelapa. Trubus edisi I. Surabaya
Section
Articles