PENINGKATANPRODUKSI TERNAK SAPI DENGAN PEMANFAATAN JERAMI DI KECAMATAN LIBURENG KABUPATEN BONE

  • St Rohani FakultasPeternakanUniversitasHasanuddin, FakultasPertanianUniversitasMuhammadiyah Pare-pare, Fakultas Pertanian Universitas Islam Makassar
  • Sitti Nurani Sirajuddin FakultasPeternakanUniversitasHasanuddin, FakultasPertanianUniversitasMuhammadiyah Pare-pare, Fakultas Pertanian Universitas Islam Makassar
  • Muhammad Irfan Said FakultasPeternakanUniversitasHasanuddin, FakultasPertanianUniversitasMuhammadiyah Pare-pare, Fakultas Pertanian Universitas Islam Makassar
  • Muhammad Zain Mide FakultasPeternakanUniversitasHasanuddin, FakultasPertanianUniversitasMuhammadiyah Pare-pare, Fakultas Pertanian Universitas Islam Makassar
Keywords: Molases, Prebiotik, Jerami, Sapi

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini dilaksanakan di Dua Desa yaitu Desa Mattirobulu dan Kelurahan Ceppaga Kecamatan Libureng Kabupaten Bone. Tujuan dari kegiatan ini adalah mengupayakan kelompok peternak di Desa Mattirobulu dan Kelurahan Ceppaga dapat memanfaatkan jerami dan limbah-limbah pertanian sebagai salah satu sumber alternative bahan pakan tambahan, sehingga efisiensi pakan dapat ditingkatkan. Bahan yang digunakan adalah jerami, molasses, urea dan probiotik (EM-4) yang diolah melalui proses fermentasi dan pemberiannya dapat mencapai 4-5% dari bobot badan. Karakteristik peserta menunjukkan bahwa peserta sangat antusias dan berpartisipasi aktif tidak hanya dalam bentuk kehadiran waktu penyuluhan dan pelatihan, tetapi aktif berkomunikasi atau berdialog mengenai teknik budidaya ternak sapi dan cara pengolahan jerami,  molasses dan urea yang difermentasikan dengan probiotik (EM-4). Dari keadaan ini terlihat bahwa petani peternak telah mulai memahami peran penting pemanfaatan teknik pengolahan jerami, molasses dan urea yang difermentasikan dengan probiotik (EM-4). Dengan ditemukannya inovasi tersebut diharapkan dapat meningkatkan efisiensi pakan dan kebutuhan zat makanan serta dapat meningkatkan pendapatan masyarakat, terutama dalam mnyediakan sumber protein hewani guna memenuhi kebutuhan gizi masyarakat pada umumnya. Kesimpulan dari kegiatan ini adalah kegiatn pemanfaatan jerami mendapat sambutan baik dari pihak pemerintah Daerah Kabupaten Bone maupun masyarakat kelompok tani ternak di Kecamatan Libureng. Kegiatan pemanfaatan jerami telah memberikan inovasi baru bagi para anggota kelompok tani di Kecamatan Libureng dalam pengembangan ternak sapi

References

Haryanto, B. 2003. Jerami padi fermentasi sebagai ransum dasar ruminansia. Warta Penelitian dan PengembanganPertanian. 25 (3): 1–2.
Mastika. I. M. dan A.W. Puger. 2009. Upaya PerbaikanPenampilan (Performance) Sapi Bali Melalui PerbaikanKetersediaan dan Kualitas Pakan.Fakultas Peternakan,Universitas Udayana. Makalah Disampaikan pada SeminarSapi Bali di Unud dalam Rangka Perayaan DiesNatalis Unud ke 47, pada Tanggal 5-6 Oktober 2009,di Kampus Pusat Sudirman Denpasar : 12 hal.
Said, M.I. 2013. BY PRODUCT TERNAK. Teknologi dan Aplikasinya. IPB Press, Bogor.
St. Rohani. 2013. Pengaruh Pakan Komplit Berbahan Jerami Padi terhadap Peningkatan Berat Badan Sapi Yang mempengaruhi Harga Jual Sapi di Kabupaten Sinjai
Sirajuddin,S.N, St.Rohani, Mide,Z. 2012. Prosiding Seminar Nasional Peternakan Berkelanjutan ISBN : 978-602-95808-2-2. Universitas Padjajaran Bandung. Hal 405- 408.
Yunilas. 2009. Karya Ilmiah. Bioteknologi Jerami PadiMelalui Fermentasi sebagai Bahan Pakan Ternak Ruminansia.Fakultas Pertanian, Universitas SumateraUtara, Medan.
Section
Articles