PEMANFAATKAN TEKNOLOGI TEPAT GUNA PADA USAHA KERAJINAN KULIT UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS DAN EKSPOR PRODUK

  • Ni Komang Sri Julyantari Sistem Komputer, STMIK STIKOMBali
  • Luh Gede Surya Kartika Sistem Komputer, STMIK STIKOMBali
  • Ni Made Astiti Sistem Komputer, STMIK STIKOMBali
Keywords: kerajinan berbahan kulit, produk ekspor

Abstract

Salah satu kabupaten penghasil handicraft yang baik di Bali adalah Kabupaten Gianyar. Secara geografis Kabupaten Gianyar terletak 15 Km ke arah Timur dari Denpasar, berbatasan dengan Kabupaten Badung dan Kabupaten Klungkung. Beberapa produk handicraft dari Kabupaten Gianyar yang disukai oleh wisatawan adalah produk berbahan kayu (patung, topeng, ukiran, dll), garmen khas Bali, hiasan, pakaian Bali, produk-produk untuk perlengkapan kegiatan berkesenian di Bali (pakaian tari, barong, dll) dll. Perkembangan jumlah UMKM di Kabupaten Gianyar tidak diikuti dengan peningkatan kualitas, kuantitas, maupun penggunaan teknologi dan manajemen untuk pengelolaan usaha. Dua UMKM yang menjadi mitra dalam kegiatan ini adalah UKM Bintang Mas dan UKM Swastika. Kedua UKM tersebut bergerak pada usaha kerajinan berbahan dasar kulit. Produk yang dihasilkan berupa pakaian tari, wayang kulit, dan barong mini. Berdasarkan analisis terhadap permasalahan yang dihadapi serta kesepakatan bersama dengan UKM bersangkutan maka dilakukan kegiatan yang rencananya dilaksanakan selama3 tahun.Kegiatanpadatahunpertamaini difokuskan pada perbaikan tempat kerja dan kesehatan kerja, pengadaan peralatan dan pelatihan pengggunaan peralatan modern. Tujuan dari kegiatan ini adalah dapat menghasilkan tempat kerja yang teratur serta memperhatikan keselamatan kerja dan kesehatan lingkungan, peningkatan nilai asset UMKM, dan peningkatan jumlah dan mutu produk yang dipasarkan di tingkat internasional. Berdasarkan hasil pelaksanaan sosialisasi masyarakat yang hadir memamahi esensi dari kegiatan yang dilaksanakan dan bersedia untuk ikut aktif berpartisipasi dalam mencapai target yang telah disepakati. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa kedua UKM secara aktif menggunakan peralatan teknologi yang telah diteruskan oleh perguruan tinggi pelaksana. Namun, perbaikan tempat kerja hingga menjadi cukup ergonomis serta mampu merepresentasikan karya kerajinan UKM masih memerlukan proses lebih lanjut. 

References

BadanPusatStatistik. Bali dalamAngka. 2015
Section
Articles