INKULTURASI ARSITEKTUR TRADISIONAL BALI DALAM POLA SPASIAL RUMAH ETNIS TIONGHOA DI DESA ADAT CARANGSARI, BADUNG

  • Siluh Putu Natha Primadewi
Keywords: Inkulturasi, Pola Spasial, Rumah Etnis Tionghoa

Abstract

Rumah Etnis Tionghoa di Bali adalah salah satu hasil fisik dari interaksi budaya Bali dan kepercayaan Tionghoa. Rumah etnis Tionghoa diharapkan dapat merefleksikan kekayaan budaya masyarakat setempat tanpa melupakan kepribadiannya sebagai etnis Tionghoa. Permasalahan pokok dalam penelitian ini adalah: Bagaimanakah wujud pola spasial, dan Bagaimanakah inkulturasi prinsip ATB dalam pola spasial rumah etnis Tionghoa di Desa Carangsari. Untuk menjawab permasalahan tersebut, penelitian dirancang dengan metode penelitian deskriptif kualitatif-interpretatif dan teori pola spasial, teori kebudayaan dan teori semiotika.Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola spasial rumah etnis Tionghoa merupakan hasil suatu proses inkulturasi, yang telah melalui tahapan: akulturasi, asimilasi, dan transformasi. Transformasi sebagai kata kunci inkulturasi dibahas dengan elemen pola spasial yakni: bentuk dasar, letak, batas, tingkatan, dan arah. Wujud pola spasial dan transformasi elemen pola spasial merupakan suatu penanda (signifier) yang dapat diinterpretasikan. Faktor religi dan kepercayaan merupakan suatu petanda (signified) dari inkulturasi prinsip ATB dalam pola spasial rumah etnis Tionghoa. Inkulturasi yang dilakukan Etnis Tionghoa dalam pola spasial harus diikuti dengan pengetahuan dan pemahaman mengenai budaya lokal. Di sisi lain, diperlukan adanya suatu konsep yang bersumber dari kepercayaan Etnis Tionghoa sendiri, agar karya arsitektur yang dihasilkan tetap memiliki identitas asal.

References

Ali, Lukman, et al. (Tim Penyusun Kamus Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa Departemen Pendidikan dan Kebudayaan). 1996. Kamus Besar Bahasa Indonesia Edisi Kedua. Jakarta: Balai Pustaka

Anonim. 2009. Database Desa Adat Carangsari. Tidak diterbitkan.

_______. 1984. Rumusan Arsitektur Bali, Proyek Penyusunan Naskah Arsitektur Tradisional Bali. Denpasar: Dinas Pekerjaan Umum, Pemerintah Provinsi Daerah Tingkat I Bali

Budiharjo, Eko. 1990. Architectural Conservation in Bali. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.

Covarrubias, Miguel. 1937. Island of Bali. London: KPI Limited 11 New Petter Lane.

Duarsa, Wayan Subrata. 1999. “Makna Simbolik Angkul-Angkul di Bali” (tesis). Denpasar: Universitas Hindu Indonesia.

Eco,Umberto. 2009. A Theory of Semiotics. Indiana University Press

Gelebet, Nyoman. dkk. 1986. Arsitektur Tradisional Daerah Bali. Proyek Inventarisasi dan Dokumentasi Kebudayaan Daerah Bali, Denpasar.

Gomudha, I Wayan. 1999. Reformasi Nilai-Nilai Arsitektur Tradisional Bali pada Arsitektur Kontemporer di Bali (tesis). Surabaya: Institut Teknologi Sepuluh November.

Habraken, N. John. 1978. General Principles A Bout the Way Built Environment Exist. Massachusetts.

Hillier, B. & Hanson, J. 1984. The Social Logic of Space. Cambridge: Cambridge University Press.

Koentjaraningrat. 2000. Kebudayaan, Mentalitas dan Pembangunan. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.

_____________. 1986. Pengantar Ilmu Antropologi. Jakarta: Aksara Baru

Nasution,S. 1988. Metode Penelitian Naturalistik Kualitatif. Bandung: Tarsito

Pratiwo. 2010. Arsitektur Tradisional Tionghoa dan Perkembangan Kota. Yogyakarta: Penerbit Ombak.

Prier, Karl Edmund. 1999. Inkulturasi Nyanyian Liturgi. Yogyakarta: Pusat Musik Liturgi

Rapoport, Amos. 1969. House Form and Culture. Engelwood Cliffs, New York: Prentice Hall. Inc

Ronald, Arya. 2005. Nilai-nilai Arsitektur Rumah Tradisional Jawa. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.

Sulistyawati, Made. (Editor). 2011. Integrasi Budaya Tionghoa ke dalam Budaya Bali dan Indonesia (sebuah bunga rampai). Bali: Universitas Udayana.

_______________________. 2007. Konsep dan Prinsip Arsitektur Tradisional Bali serta Nilai Budayanya. Buku Ajar Program SIT Jurusan Arsitektur Fakultas Teknik Universitas Udayana. Belum dipublikasikan

Zeisel, John. 1981. Inquiry by Design, Tools for Environment, Behaviour Research. California; Cambridge University Press.

Zoest, Aart Van. 1978. Semiotika, Pemakaiannya, Isinya dan Apa yang Dikerjakan Dengannya (Terjemahan). Bandung: Unpad
Section
Articles