DAYA SAING JAGUNG, KETELA POHON, DAN KETELA RAMBAT PRODUKSI LAHAN KERINGDIKECAMATAN KUBU, KABUPATEN KARANGASEM PROVINSI BALI

  • I Made Tamba
Keywords: daya saing, kompetitif, komparatif, tanaman pangan

Abstract

Jagung, ketela pohon dan ketela rambat menduduki posisi semakin penting, di tengah adanya pergeseran pola konsumsi masyarakat yang kembali menyenangi makanan dengan kandungan karbohidrat yang lebih rendah. Namun demikian, tantangan pengembangan komoditas tanaman pangan (jagung, ketela pohon, dan ketela rambat) dewasa ini semakin kompleks, di tengah bergulirnya pasar bebas di berbagai belahan dunia. Kondisi demikian menuntut terciptanya suatu komoditas tanaman pangan yang berdaya saing tinggi. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis (1) daya saing jagung, ketela pohon, dan ketela rambat, dan (2) dampak kebijakan pemerintah terhadap daya saing jagung, ketela pohon, dan ketela rambat produksi Kecamatan Kubu. Penelitian dilakukan di Kecamatan Kubu, Kabupaten Karangasem. Penelitian menggunakan metode observasi,  survai dan field experiment.  Untuk mengetahui sistem usaha tani yang telah dilakukan oleh petani  dengan observasi dan wawancara. Daya saing tanaman pangan yang diusahakan dianalisis dengan pendekatan Policy Analysis Matrix (PAM) sebagaimana dikembangkan oleh Monke dan Pearson (1989), sedangkan untuk menganalisis dampak kebijakan pemerintah terhadap daya saing tanaman pangan dilakukan analisis simulasi.Hasil penelitian menunjukkan bahwa tanaman pangan (jagung, ketela pohon, dan kacang tanah) di Kecamatan Kubu, Kabupaten Karangasem memiliki daya saing kompetitif dan komparatif. Dampak kebijakan pemerintah terhadap daya saing tanaman pangan menunjukkan bahwa dengan kenaikan harga pupuk Urea 10% semua tanaman pangan di Kecamatan Kubu masih memiliki keunggulan kompetitif dan komparatif. Sementara itu, penurunan harga output 10%, hanya jagung yang masih memiliki keunggulan komparatif dan kempetitif. Simulasi penurunan produktivitas lahan 10%, memposisikan semua tanaman pangan tidak memiliki daya saing kompetitif dan komparatif. Berdasarkan kesimpulan tersebut, disarankan agar petani lebih meningkatkan kinerjanya untuk menguatkan daya saing tanaman pangan. 

References

Cho, D.S. dan Moon, H.C. 2000. From Adam Smith to Michael Porter. Evolusi Teori Daya Saing. Jakarta: Salemba Empat.
Monke, E.A. dan Pearson, S.R. 1989. The Policy Analysis Matrix for Agriculture Development. Ithaca and London: Cornel University Press.
Porter, M.E. 1990. The Competitive Advantage of Nations. New York: The Free Press. A Division of Macmillan, Inc.
Rusastra, I W, dan Kasryno, F. 2003. Analisis Kebijakan Ekonomi Jagung Nasional. Pusat Penelitian Ekonomi Pertanian, Bogor.
Section
Articles