PARAS CETAK BERMOTIF TRADISIONAL BALI DI DESA GERIH

  • Siluh Putu Natha Primadewi
  • Ni Nyoman Ayu Suryandari
  • Ni Luh Gde Novitasari
Keywords: artwork, paras cetak, inovasi produk baru, struktur bangunan

Abstract

Kerajinan ukir dari parascetak berkembang di Bali sejak tahun 1990-an sejak dikenalnya Portland Cement (PC). Paras cetak merupakan bahan alternatif untuk menggantikan batu paras alam yang semakin langka dan mahal, sehingga banyak perajin ukiran batu paras alam menggunakan teknik cetak. Selain di daerah Batubulan, di daerah Abiansemal yaitu tepatnya di Desa Gerih juga berkembang kerajinan ukir paras cetak. I Wayan Winasa merupakan perajin ukiran paras cetak di Desa Gerih, yang memulai ukiran paras cetak sejak tahun 1995 di Banjar Purwakerta, Desa Gerih, Kecamatan Abiansemal, Kabupaten Badung. I Wayan Winasa memberikan nama Bali Tantri untuk usaha kerajinan ukiran paras cetak miliknya tersebut. Produk ukiran paras cetak dari Bali Tantri milik I Wayan Winasa adalah sebatas artwork seperti patung, pot air (belong), tugu dengan berbagai bentuk dan ukuran serta variasi motif ukiran tradisional Bali. Intensitas permintaan ukiran paras cetak di Bali Tantri sangat tinggi namun ada keterbatasan peralatan yang menyebabkan Bali Tantri sering terlambat menyelesaikan pesanan. Tujuan dari penerapan IbM adalah meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat terutama usaha pengolahan paras cetak. Dengan program ilmu produk dan teknologi ini, akan membuka peluang baru untuk Bali Tantri sehingga dapat menghasilkan produk inovasi untuk fungsi lebih dari sekedar artwork yakni sebagai elemen struktur bangunan dengan bahan baku yang sama dengan sendirinya akan meningkatkan daya guna paras cetak. Program aplikasi IbM diimplementasikan dalam bentuk sosialisasi kepada Bali Tantri yang dibangun target aplikasi teknologi produk baru dari paras cetak dengan menggunakan metode pengadaan, pendampingan dan penyuluhan, sehingga perajin diharapkan dapat mengaplikasikan teknologi produk ini untuk inovasi bentuk-bentuk baru yang lain.Luaran yang dicapai dari pelaksanaan IbM mendapatkan pengetahuan bahwa mereka mendapatkan manfaat dari pengadaan mesin mixer beton sebagai pengganti tenaga manusia untuk meningkatkan produktivitas Bali Tantri, sehingga pesanan selesai tepat waktu. Merangsang inovasi baru dalam aplikasi teknologi untuk memproduksi elemen struktur bangunan berupa tiang dan sendi yang dibuat dengan bahan yang sama dari paras cetak, sehingga dapat menjadi nilai tambah ekonomi dari bahan paras cetak tersebut. Selain itu juga adanya pembuatan dan pendampingan dalam pemasaran online yang dibarengi dengan pembuatan katalog sehingga dapat meningkatkan penjualan perusahaan. Pendampingan pembuatan pembukuan sederhana juga memberikan tambahan pengetahuan agar Bali Tantri lebih memahami kondisi usahanya.

References

Allen, Edward. 2005. Dasar-dasar Kontruksi Bangunan: Bahan-bahan dan Metodenya, Jilid I. Erlangga : Jakarta.
Frick, Heinz. 2001. Ilmu Kontruksi Struktur Bangunan. Kanisius : Yogyakarta

Sumber Internet :
https://plus.google.com/107464063183285863551/posts/GqkTyxGAEYC
https://www.google.co.id/maps/@-8.5563257,115.2084956,403m/data=!3m1!1e3
https://www.google.co.id/maps/place/Abiansemal,+Badung+Regency,+Bali/@-8.5498203,115.2183257,13z/data=!4m2!3m1!1s0x2dd23c5864c58543:0xacbdb16d503c60a6
https://desaabiansemal.wordpress.com/category/profil-desa/banjar-profil-desa/banjar-purwakerta/
https://www.google.co.id/maps/@8.555864,115.209487,3a,64.1y,7.8h,74.47t/data=!3m6!1e1!3m4!1sm3msy64oET1zkKQpT_rPuw!2e0!7i13312!8i6656
https://handicraftkhasbali.wordpress.com/2012/12/29/kerajinan-ukir-batu-padas-atau-paras/
Section
Articles