PENGARUH ANXIETYDALAM SPEAKING ACTIVITIES

  • Dewa Ayu Ari Wiryadi Joni
  • Putu Ayu Paramita Dharmayanti
Keywords: kecemasan diri, kemampuan berbicara bahasa Inggris

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dimana peniliti bertujuan untuk mengamati dan menginvestigasi pengaruh korelasi antara kecemasan diri dengan kemampuan berbicara bahasa Inggris pada siswa kelas X IA SMAN 1 Blahbatuh. Analisis regresi sederhana digunakan untuk mencari pengaruh korelasinya. Seluruh siswa kelas X IA SMAN 1 Blahbatuh dipilih menjadi populasi dari penelitian ini; sampel penelitian ini berjumlah 70 orang yang dipilih dari masing-masing kelas dengan sistem lotre. Terdapat tiga kelompok siswa yang kemudian ditemukan, yakni kelompok siswa dengan kecemasan diri tinggi dengan kemampuan berbicara rendah, kelompok siswa dengan kecemasan diri sedang dengan kemampuan berbicara sedang, dan kelompok siswa dengan kecemasan diri rendah dengan kemampuan berbicara tinggi. Adapun instrument dari penelitian ini adalah angket tentang kecemasan diri yang diadaptasi dari Horwitz’s FLAS yang terdiri dari 30 butir dan diskor menggunakan skala Likert 1-5, rubrik penilaian kinerja yang diadaptasi dari Brown dengan 3 kategori penilaian, dan FGD yang disusun dengan 4 kriteria. Penelitian ini menunjukan bahwa dari 4 faktor penyebab kecemasan diri yang menyebabkan kurangya performa mereka dalam berbicara bahasa Inggris, subjek penelitian ini memilih kategori kecemasan berkomunikasi, ketakutan dakan penialain negatif dari orang lain dan kecemasan akan menghadapi ujian/tes. Hasil penelitian ini memberikan kontribusi di bidang pengajaran bahasa dilihat dari faktor afektif siswa, terutama faktor kecemasan diri selama pembelajaran bahasa.

References

Abdullah, K. Rahman, N. 2010. A Study On Second Language Speaking Anxiety Among Utm Students. Thesis. Kuala Lumpur: Universiti Teknologi Malaysia.
Andres, V. 2003. The Influence of Affective Variables on EFL/ESL Learning and Teaching. The Journal of Language Learning and Teaching. Vol. 7, No. 3.
Brown, D. 2000. Principles of Language Learning and Teaching. New York: Longman.
Cutrone, P. 2009. Overcoming Japanese EFL Learners’ Fear of Speaking. Language Studies Working Papers. Vol 1. Hal. 55-63.
Humphries, R. 2011. Language Anxiety in International Students: How can it be overcome?.Griffith Working Papers in Pragmatics and Intercultural Communication. Vol. 1. No. 2 Hal. 65-77.
Luoma, S. 2004. Assessing Speaking. Cambridge: Cambridge University Press.
Mason, T. 2013. Lectures on Language Learning. Cited on 1st December 2013. www.timothyjpmason.com.
Miles, M. and Huberman, M. 1984. Qualitative Data Analysis: A Sourcebook of New Methods. New York: Sage Publication.
Mohamad dan Wahid. 2010.Anxiety And Speaking English As A Second Language Among Male And Female Business Students In Universiti Industri Selangor. Thesis. Selangor: Industrial University of Selangor.
Nunan, D. 1992. Research Methods in Language Learning. Cambridge: Cambridge University Press.
Supriyadi, N. 2010. Pengaruh Strategi Pembelajaran Story Telling dan Motivasi Berprestasi Siswa terhadap Oral Proficiency Siswa. Thesis. Singaraja: Undiksha.
Tanveer, M. 2007. Investigation of the Factors that Cause Language Anxiety for ESL/EFL Learners in Learning Speaking Skills and the Influence. It Casts on Communication in the Target Language. Glasgow: University of Glasgow.
Vitasari, Dkk. 2010. A Research for Identifying Study Anxiety Sources among University Students. International Education Studies. Vol. 3, No. 2, Hal. 189-197.
Witt, Dkk . 2008. Comparative Patterns of Anxiety and Depression in a Public Speaking Context. Human Communication. A Publication of the Pacific and Asian Communication Association. Vol. 11, No.1, Hal. 215 –
Section
Articles